Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bandung Matangkan Titik Awal Karantina Wilayah

Pemkot Bandung sudah diskusi kemarin dengan Forkopimda tentang karantina wilayah terbatas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  12:16 WIB
Petugas Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Bandung membongkar kursi-kursi di Taman Alun-Alun Kota Bandung dan Dalem Kaum. - Bisnis/Dea Andriyawan
Petugas Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Bandung membongkar kursi-kursi di Taman Alun-Alun Kota Bandung dan Dalem Kaum. - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung masih menunggu hasil kajian para ahli untuk menentukan penerapan kebijakan karantina wilayah guna mengendalikan penularan virus corona penyebab Covid-19.

"Saat ini kami terus berkomunikasi dan meminta kepada para pakar atau ahli untuk mengkaji dulu mana saja wilayah yang harus dikarantina," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Senin (30/3/2020).

Pemerintah Kota Bandung, menurut dia, juga memantau perkembangan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bandung serta meminta masukan dari para ahli kesehatan mengenai penerapan kebijakan karantina wilayah.

"Kami sudah diskusi kemarin dengan Forkopimda sudah rapat tentang karantina wilayah terbatas. Kita akan terus mengkaji dari mulai sebaran ini (Covid-19) yang cukup merata di Kota Bandung," kata Oded.

Selain itu, ia melanjutkan, Pemerintah Kota Bandung berkoordinasi dengan pemerintah daerah tetangga mengenai penerapan kebijakan untuk mengendalikan penularan Covid-19.

"Untuk antar wilayah, Kota Bandung sudah berdiskusi dengan Cimahi, Sumedang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kami berdiskusi dengan kepala daerah yang lain. Kita sedang melihat situasi perkembangan seperti apa," kata dia.

Sebelum pemerintah kota memutuskan untuk menerapkan karantina wilayah, Wali Kota Bandung meminta warga menjalankan langkah-langkah pencegahan penularan virus corona, termasuk menjaga jarak minimal satu meter saat berinteraksi langsung dengan orang lain.

Oded juga meminta warga Kota Bandung menunda berpergian ke luar kota dan mudik.

"Yang ingin mudik ke Kota Bandung, bersabar di tempatnya masing-masing. Begitu pula yang dari Kota Bandung yang ingin mudik keluar Bandung. Lebih baik mengarantina dan mengisolasi diri di tempat masing masing," katanya.

Pemerintah Kota Bandung sudah meminta para tokoh masyarakat serta aparat rukun tetangga, rukun warga, kelurahan, dan kecamatan untuk mengimbau warga agar tetap berada di dalam rumah kalau tidak punya keperluan mendesak di luar rumah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top