Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkot Bandung Siagakan 10 RS Atasi Kasus COVID-19

Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan ruang isolasi di 10 rumah sakit. Hal tersebut dilakukan untuk memperbesar volume ruang isolasi bagi warga yang akan dipantau kesehatannya berkaitan dengan Pandemi COVID-19.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  19:51 WIB
Ilustrasi. Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool
Ilustrasi. Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool

Bisnis.com, BANDUNG -- Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan ruang isolasi di 10 rumah sakit. Hal tersebut dilakukan untuk memperbesar volume ruang isolasi bagi warga yang akan dipantau kesehatannya berkaitan dengan Pandemi COVID-19.

Pemkot Bandung juga telah menyiapkan ruang isolasi di 10 rumah sakit. Rumah sakit tersebut yakni :

1. RSUD Ujungberung
2. RSKIA Kopo
3. RS Salamun
4. RS Sartika Asih
5. RS Borromeus
6. RS Advent
7. RS Santosa
8. RS Pindad
9. RS Al-Islam
10. RS Immanuel

Selain 10 rumah sakit tersebut, RS Edelweis yang baru diresmikan dipastikan akan siap beroperasi dalam waktu dekat ini untuk melayani kasus COVID-19 di Kota Bandung.

Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga telah menerima tawaran untuk memanfaatkan sebuah hotel untuk merawat pasien jika situasinya telah sangat mendesak.

Sejak awal, Pemkot Bandung telah membuka layanan call center 112 dan 119. Melalui call center ini, warga bisa memperoleh informasi seputar COVID-19. Warga juga bisa memibta pertolongan kegawatdaruratan via nomer telepon tersebut.

Selain itu, warga juga bisa memperolah informasi seputar COVID-19 melalui situs http://covid19.bandung.go.id. Semua itu dikendalikan dari Pusat Komando di Bandung Command Center.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku, dampak mewabahnya COVID-19 telah mempengaruhi perekonomian sejumlah warga. Khususnya warga yang berpenghasilan harian. Oleh karenanya, Pemkot Bandung juga telah merancang program bantuan bagi warga kurang mampu.

Saat ini aparat kelurahan dan kecamatan diminta untuk menyiapkan data warganya yang mungkin akan memperoleh bantuan tersebut.

“Ini juga tengah kita rancang. Termasuk bentuk bantuan yang akan diberikan nanti,” tutur Ema. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top