Tiga Desa di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir, Ratusan Orang Mengungsi

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon, pada Rabu sore (5/2/2020), menyebabkan dua kecamatan di wilayah bagian barat Cirebon terendam banjir. Dua kecamatan tersebut, yakni Arjawinangun dan Susukan.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  12:11 WIB
Tiga Desa di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir, Ratusan Orang Mengungsi
Banjir di Cirebon - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, CIREBON - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon, pada Rabu sore (5/2/2020), menyebabkan dua kecamatan di wilayah bagian barat Cirebon terendam banjir. Dua kecamatan tersebut, yakni Arjawinangun dan Susukan.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, di Kecamatan Arjawinangun, ada dua desa yang terdampak banjir akibat luapan yakni, Desa Arwajinangun serta Desa Tegalgubug Lor. Sedangkan di Kecamatan Susukan, banjir menggenangi Desa Bojong Kulon.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Cirebon, Eman Sulaeman, mengatakan, pihaknya mencatat akibat banjir tersebut 55 rumah di Desa Arjawingun terendam banjir, Desa Tegal Gubug Lor sebanyak 125, dan Desa Bojong Kulon sebanyak 545.

Eman menambahkan, ketinggian banjir ditiga desa tersebut bervariasi, mulai dari 30 sampai 150 sentimeter.

"Banjir tersebut akibat curah hujan yang tinggi dan ada beberapa titik tanggul yang jebol" kata Eman saat dihubungi, Kamis (6/2/2020).

Banjir tersebut pun, kata Eman, berdampak kepada 3.093 jiwa. Sebanyak 330 di Desa Arjawinangun, 483 di Desa Tegalgubur lor, dan 2280 di Desa Bojong Kulon.

Eman menambahkan, banjir terparah terjadi di Desa Bojong Kulon tepatnya di Blok Rancamulya dengan ketinggian hingga 150 sentimeter, sehingga 224 warga terpaksa mengungsi.

"Di Susukan, warga yang mengungsi sekarang berada di Masjid Baitul Muslimin. Sedangkan di daerah lainnya sudah mulai surut dan kembali ke rumah masing-masing," kata Eman.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati, sebagian besar wilayah Kabupaten Cirebon pada hari ini akan kembali diguyur hujan.

BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati pun mengimbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat disertai petir, angin kencang, dan angin puting beliung. (K45)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cirebon

Editor : Ajijah
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top