Pemkot Bandung-Kanwil DJP Jawa Barat I Berkolaborasi dalam UMKM Awards 2019

Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan Kadin, Perbankan, Kanwil DJP Jawa Barat I c.q. KPP Pratama se-Kota Bandung memberikan penghargaan dalam ajang UMKM Awards kepada sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ajijah
Ajijah - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  18:23 WIB
Pemkot Bandung-Kanwil DJP Jawa Barat I Berkolaborasi dalam UMKM Awards 2019
UMKM Awards 2019 - Istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan Kadin, Perbankan, Kanwil DJP Jawa Barat I c.q. KPP Pratama se-Kota Bandung memberikan penghargaan dalam ajang UMKM Awards kepada sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman mengatakan, peranan UMKM Kota Bandung sangat penting.

“Keberadaan pelaku UMKM ini memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat di sektor menengah ke bawah dan menyumbang sebanyak 80% terhadap PDB Kota Bandung,” ujar Atet.

Atet menjelaskan, berdasarkan data statistik terdapat 140.000 UMKM dan yang ada di bawah binaan Dinas Koperasi dan UMKM yaitu 6.201 usaha.

"Dari data tersebut dipilih enam pemenang UMKM dari masing-masing tiga kategori yaitu fesyen, kuliner, dan kriya," jelas Atet usai Penganugerahan UMKM Awards di Bumi Sangkuriang, Rabu (9/10/2019).

Atet menjelaskan setelah mendapatkan penghargaan, pemenang UMKM tidak akan dilepas begitu saja tetapi akan terus mendapatkan bimbingan, pemasaran kualitas produksi, dan permodalan.

Dari pemenang yang diumumkan, dinilai berdasarkan beberapa kategori.

"Kategori juaranya mulai dari kualitas produk, manajemen inovasi, implementasi, manajemen keuangan, memanfaatkan marketplace, dan sosial media untuk memasarkan produknya," imbuhnya.

Ajang UMKM Awards ini juga menampilkan berbagai produk UMKM yang dipamerkan di area tenant. Produknya begitu kreatif dan inovatif.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung Oded M. Danial berharap pengembangan UMKM tidak lagi sekedar formalitas dan menjadi komoditas, tetapi juga harus menjadi identitas lokal Indonesia. “UMKM harus memiliki pondasi yang kuat, sehingga dapat bertahan dan terus berkembang,” ujarnya.

Sementara Kanwil DJP Jawa Barat I mendukung pengembangan UMKM melalui program Bussines Development Services (BDS).

“Melalui program BDS, Kanwil DJP Jawa Barat I dan 16 KPP di bawahnya mempunyai UMKM binaan yang secara berkesinambungan melakukan kegiatan seperti bazar, pelatihan, seminar, talk show, dan bimbingan oleh para narasumber yang kompeten di bidangnya,” ungkap perwakilan Kanwil DJP I Jawa Barat.

Tak hanya memberikan pengetahuan, pihaknya juga membeli produk-produk binaannya.

"Sebagai contoh, KPP Pratama Bandung Karees membeli produk asli UMKM sentra rajut Binong sebagai souvenir untuk kegiatan sosialisasi pajak di lingkungan KPP Pratama Bandung Karees. Ke depannya diupayakan agar setiap KPP membeli produk UMKM binaanya sebagai support bagi Pelaku UMKM,” jelasnya.

Jika UMKM dapat berkembang, maka pelaku UMKM dapat berpartisipasi aktif membangun negara secara sukarela dengan melakukan pemenuhan kewajiban perpajakannya atau yang disebut sebagai UMKM Sahabat Pajak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
djp

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top