Ridwan Kamil Buktikan Janjinya di Kalimalang

Langkah pertama rangkaian penataan dimulai dengan groundbreaking Pembangunan Waduk, Situ, dan Saluran Multifungsi Destinasi Wisata Air Juara di Sempadan Saluran Kalimalang, Kota Bekasi, Rabu (25/9/19).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 25 September 2019  |  18:07 WIB
Ridwan Kamil Buktikan Janjinya di Kalimalang
Groundbreaking Pembangunan Waduk, Situ, dan Saluran Multifungsi Destinasi Wisata Air Juara di Sempadan Saluran Kalimalang, Kota Bekasi, Rabu (25/9 - 19).

Bisnis.com,BANDUNG—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merealisasikan penataan Kalimalang.

Langkah pertama rangkaian penataan dimulai dengan groundbreaking Pembangunan Waduk, Situ, dan Saluran Multifungsi Destinasi Wisata Air Juara di Sempadan Saluran Kalimalang, Kota Bekasi, Rabu (25/9/19).

Dengan wilayah berlimpah sungai, danau, waduk, situ, dan saluran multifungsi, Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) paham potensi Jabar sebagai jalur hidrologi terbesar di Indonesia.

Untuk itu, air pun menjadi salah satu tema yang diangkat Pemdaprov Jabar dalam mengembangkan potensi wisatanya. Penataan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) pun sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemdaprov Jabar tahun 2018-2023.

Selain itu, penataan infrastruktur air adalah upaya mewujudkan misi ketiga Jabar yaitu mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan melalui peningkatan konektivitas wilayah dan penataan daerah.

"Jawa Barat memiliki waduk, situ dan saluran multifungsi yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata air unggulan," tutur Emil dalam rilis Humas Jabar.

Pengembangan destinasi wisata air, lanjut Emil, dapat meningkatkan potensi wisata alam dan potensi wisata budaya khas daerah sekitar situ, waduk, dan saluran yang tereksplorasi sehingga bisa menarik minat wisatawan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Harapannya, pembangunan waduk, situ, dan saluran multifungsi juga dapat meningkatkan fungsi dan kelestarian SDA serta kepedulian masyarakat dalam memelihara SDA.

Adapun, tahap awal penataan Kalimalang didesain menyerupai Cheonggyecheon River di Seoul Korea Selatan. Penataan tahap pertama di zona selebrasi ini dimulai di area utara Kalimalang yang berada di Jalan M. Hasibuan.

Rencananya, ujar Emil, ada empat zona yang akan dibangun terkait penataan sepanjang koridor Kalimalang yakni zona edukasi, ekologi, selebrasi, dan komunitas.

"Kalimalang harus jadi destinasi kelas internasional. Harus kita buktikan Bekasi punya tempat yang membanggakan. Jadi, Kalimalang nanti harus dirindukan warganya untuk didatangi," ucap Emil.

Masyarakat pun, pinta Emil, diharapkan tidak lagi membuang sampah dan limbah ke waduk, situ, dan saluran yang sudah menjadi destinasi wisata karena terdapat juga sejumlah fungsi badan air, seperti fungsi dasar air, fungsi konservasi, juga fungsi sosial sebagai sumber kebahagiaan warga.

Selain Kawasan Kalimalang, seremonial groundbreaking juga menandakan dimulainya tiga pekerjaan penataan kawasan air lainnya yakni Situ Ciburuy di Kabupaten Bandung Barat, Situ Rawa Kalong di Kota Depok, dan Waduk Darma di Kabupaten Kuningan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bekasi

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top