Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan, Ridwan Kamil: Jawa Barat Mengikuti Sejarah

Gubernur Jawa Barat memastikan pihaknya akan mendukung rencana perpindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  13:29 WIB
Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan, Ridwan Kamil: Jawa Barat Mengikuti Sejarah
Ridwan Kamil - Bisnis/Wisnu Wage

Bisnis.com, BANDUNG--Gubernur Jawa Barat memastikan pihaknya akan mendukung rencana perpindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan.

Dukungan ini usai pihaknya menyimak pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 RI di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (16/8/2019).

Emil--sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan rencana perpindahan Ibu Kota jelas bukan masalah bagi Jawa Barat. Menurutnya rencana tersebut baik agar pusat ekonomi dan pemerintahan tidak berada di Jawa.

"Tidak ada masalah, itu untuk kepentingan bangsa. Indonesia ini tidak boleh Jawa sentris, tapi harus Indonesia sentris. Maka dengan pesan pemindahan ibu kota, itu mengindikasikan semangat Indonesia sentris,” kata Emil.

Emil pun menegaskan bahwa Jawa Barat akan terus memainkan perannya dengan baik untuk masyarakat dan bangsa,meskipun ibu kota negara pindah ke Kalimantan.

“Jawa Barat mengikuti sejarah, pada saat menyangga ibu kota kita akan berperan dengan baik. Pada saat nanti Jakarta hanya sebagai pusat ekonomi bukan ibu kota lagi, kita juga akan menjalankannya dengan baik,” ujarnya.

Dia mengaku belum mengetahui dampak perpidahan Ibu Kota Negara ini bagi Jawa Barat. Menurutnya setiap keputusan politik selalu ada positif dan negatifnya."Setiap keputusan besar pasti ada plus minus," katanya.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi meminta izin di hadapan para anggota DPR dan DPD RI untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan. Namun, Jokowi tidak menyebut secara jelas daerah mana yang akan menjadi ibu kota pengganti Jakarta.

Menurut Presiden Jokowi, ibu kota bukan hanya simbol atau identitas bangsa, tapi representasi kemajuan bangsa. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan visi Indonesia maju.

Menanggapi rencana pemindahan ibu kota, Emil mengatakan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan hal itu. Bahkan, kata Emil, pemindahan ibu kota mencerminkan Indonesia sentris.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ridwan kamil

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top