Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ekonomi Melempem, Penerimaan Pajak Jabar I Tumbuh Tipis

Penerimaan pajak di daerah Jawa Barat I per semester I/2019 tercatat tumbuh tipis sebesar 3,04% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  15:35 WIB
Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Neilmaldrin Noor - Bisnis/Hadijah Alaydrus
Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Neilmaldrin Noor - Bisnis/Hadijah Alaydrus

Bisnis.com, BANDUNG--Penerimaan pajak di daerah Jawa Barat I per semester I/2019 tercatat tumbuh tipis sebesar 3,04% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dengan demikian, realisasi penerimaan pajak per semester I/2019 mencapai Rp16,35 triliun atau sekitar 47% dari target tahun ini sebesar Rp34,797.

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Neilmaldrin Noor mengungkapkan pencapaian ini patut disyukuri di tengah perekonomian yang melemah.

"Bisa tumbuh karena kami memperkuat tax base. Dalam arti kami mengejar wajib pajak baru," ungkap Neilmadrin dalam acara Media Gathering, Rabu (07/08/2019).

Menurutnya, pencapaian 47% pada semester pertama ini mampu melebihi pencapaian nasional yang hanya mencapai 45%.

Neilmaldrin mengakui faktor pertumbuhan ekonomi yang melemah memberikan andil dalam performa penerimaan pajak.

Ke depannya, Kanwil DJP Jawa Barat I akan terus memperluas basis pajak (tax base).

Pertama, Kanwil DJP Jawa Barat I akan terus melakukan sosialisasi kepada wajib pajak yang belum terdaftar. Langkah ini untuk terus mendorong kesadaran wajib pajak.

Kedua, edukasi bagi wajib pajak yang sudah terdaftar, tetapi memiliki kesalahan perhitungan atau belum lengkapnya pengungkapan aset kena pajak, akan terus dilakukan.

Neilmaldrin melihat potensi wajib pajak yang belum tersentuh sekitar 2 juta penduduk di wilayah Jawa Barat I.

Adapun, wajib pajak yang terdaftar saat ini baru mencapai 3 juta penduduk dari total penduduk Jawa Barat yang mencapai 26 juta.

"Seharusnya masih bisa ditingkatkan menjadi 4 juta sampai 5 juta penduduk," ujar Neilmaldrin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

djp
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top