Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tim Satgas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban Resmi Beroperasi

Pemerintah Kota Bandung hari ini resmi melepas tim Satgas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban jelang Iduladha.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  13:05 WIB
Pelepasan tim Satgas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban - Bisnis/Dea Andriyawan
Pelepasan tim Satgas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Kota Bandung hari ini resmi melepas tim Satgas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban jelang Iduladha.

Tim yang berjumlah 100 orang tersebut terdiri dari Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, dokter hewan dan mahasiwa. Nantinya, Satgas akan memeriksa kelaikan hewan kurban yang di jual di Kota Bandung.

Kurang lebih 2-3 orang perkecamatan yang dimulai dari sejak dilepas hari ini sampai hari tasyrik 12 13 14,” kata Wali Kota Bandung, Oded M Danial di Balai Kota Bandung, Senin (29/7).

Dia berharap dengan hadirnya tim Satgas jelang perayaan Iduladha akan membantu masyarakat untuk memastikan hewan yang dikurbankan laik dan sehat.

Oded menjelaskan, nantinya Satgas akan disebar di 30 kecamatan di Kota Bandung. Sasarannya adalah memeriksa seluruh hewan kurban yan dijajakan di jongko-jongko baik pasar maupun jongko dadakan.

Selain itu, Oded juga mengingatkan para pedagang hewan kurban agar tidak menjajakan hewannya di tempat-tempat yang dilarang, seperti di trotoar yang sering dijumpai saat musim kurban datang.

“Saya berharap mereka tidak jual di trotoar. Mereka saya imbau mencari lahan-lahan yang sifatnya ke dalem tidak menganggu (fasilitas umum),” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, Gingin Ginanjar mengatakan tahun ini diperkirakan volume penjualan hewan kurban di Kota Bandung akan meningkat.

“Sekitar 5% dari asalnya 25 ribu tahun lalu (tahun 2018) untuk kambing dan sapi yang terperiksa,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya pun sudah menyiapkan label khusus yang akan ditempelkan kepada hewan-hewan yang sudah diperiksa kesehatannya dan dinyatakan laik.

Selanjutnya, dia juga mengatakan akan mewaspadai penyakit antraks yang kerap diderita oleh hewan-hewan kurban. Meski terbilang masih kecil, namun pihaknya tetap mewaspadai penjualan hewan qurban yang menderita antraks. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top