Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Bandung Optimistis Lampaui Target Perbaikan Rutilahu di 2019

Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 23 Januari 2019  |  11:12 WIB

Bisnis.com, BANDUNG -- Pemerintah Kota Bandung telah membantu memperbaiki 3.288 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sepanjang 2018 lalu. Jumlah tersebut melebihi dari target perbaikan sebanyak 2.500 Rutilahu.

"Targetnya tahun kemarin itu 2.500 Rutilahu. Namun dengan dukungan berbagai pihak, kita mampu membantu memperbaiki 3.288 unit. Untuk tahun 2019 juga sama, kita menargetkan 2.500 unit,"ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, di Bandung, Selasa (22/1).

Untuk itu, ia meminta dinas terkait untuk melakukan upaya lebih baik dengan mencari sumber pendanaan agar target serupa bisa kembali dilampaui di 2019 ini.

"Kita terus berupaya mencari dana dari pusat atau provinsi, bahkan juga dari pengusaha melalui CSR (Corporate Social Responsibility). Kita terus laksanakan program ini hingga suatu saat tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni," ujar Oded.

Sementara itu, Kepala DPKP3 Kota Bandung, Dadang Darmawan mengatakan, Pemkot Bandung telah membantu memperbaiki 3.288 unit Rutilahu. Dana perbaikan berasal dari 4 sumber. Keempatnya yaitu melalui APBD Kota Bandung berjumlah 989 unit, dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementrian PUPR (1.111 unit), dana bantuan APBD Provinsi Jawa Barat (1.092 unit) dan dana Alokasi Khusus Kementerian PUPR (96 unit).

"Setiap kelurahan di Kota Bandung mendapatkan 10 unit Rutilahu untuk diperbaiki," terang Dadang.

Pelaksanaan kegiatan tersebut kata dia melibatkan 96 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan 45 tenaga fasilitator lapangan yang terpilih melalui proses assesment. Untuk bantuan tiap rumah sendiri lanjut dia didanai sekitar Rp13 hingga Rp 15 juta.

Ia menjelaskan beberapa kriteria bagi para penerima bantuan yaitu, mengajukan surat permohonan ke kelurahan yang kemudian disampaikan sebagai usulan calon warga yang akan dibantu. Selanjutnya warga pemohon yakni warga negara yang sudah berkeluarga dan terakhir kepemilikan tanah/rumah sudah resmi dimiliki.

"Di Bandung ada sekitar 12.500 unit rumah yang harus diintervensi. Dengan target setiap tahun 2.500 unit, insya Allah masa kepemimpinan selama lima tahun Mang Oded bisa terselesaikan," tuturnya.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung raya
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top