Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang Lebaran, Kilang Balongan Naikkan Kapasitas Produksi

Kapasitas produk kilang Pertamina di Balongan saat ini sebanyak 150.000 barel per hari. Angka tersebut naik dari sebelumnya yang hanya 125.000 barel per hari.
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, CIREBON - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta aman selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Area Manager Communication Relation & CSR PT KPI Unit VI Balongan Mohamad Zulkifli mengatakan, kapasitas produk kilang Pertamina di Balongan saat ini sebanyak 150.000 barel per hari. Angka tersebut naik dari sebelumnya yang hanya 125.000 barel per hari.

"Produk BBM dari Kilang Balongan terdiri dari Pertalite dengan jumlah 90-110 ribu barel per hari, Pertamax sekitar 70-80 ribu barel per hari serta Pertamax Turbo yang kuantitasnya sesuai kebutuhan," kata Zulkifli, Senin (1/4/2024).

“Daerah yang disuplai untuk kebutuhan wilayah Jawa Barat, sedikit Jawa Tengah kemudian DKI Jakarta atau Jabodetabek. Itu menjadi tanggung jawab kami,” sambungnya.

Menurut Zulkifli, pihak PT KPI pun sudah mempersiapkan langkah untuk menghadapi adanya peningkatan kebutuhan BBM pada periode Lebaran. Salah satunya, mengoptimalkan cadangan hasil produksi.

Masyarakat pun diimbau tidak perlu khawatir  dengan ketersediaan BBM, lantara jumlah pasokan aman dan sangat mencukupi untuk kebutuhan warga yang akan melakukan perjalanan mudik.

'Pertamina secara keseluruhan tetap komitmen untuk melayani kebutuhan BBM bagi masyarakat,” katanya.

Pengawasan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning) diperketat menjelang arus mudik Lebaran 2024.

Upaya itu mencegah terjadinya kecurangan seperti di SPBU 34.41345 Karawang, Jawa Barat.

Sales Area Manager Cirebon Pertamina Patra Niaga, Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom menyebutkan, kejadian yang terjadi di Karawang beberapa waktu lalu menjadi perhatian pihaknya untuk meningkatkan pengawasan ke seluruh SPBU.

Pengawasan tersebut, lanjut Rainier, dilakukan dengan cara pengecekan alat dan sarana prasarana, terutama fuel dispenser. "Kami sudah meminta kepada tim di lapangan melakukan pengecekan terhadap alat yang berhubungan langsung dengan konsumen," kata Rainier.

Selain itu, pihak Pertamina Patra Niaga pun sudah meminta kepada seluruh dinas perdagangan di wilayah Ciayumajakuning mampu melakukan tera ulang secara berkala di SPBU.

Rainier pun mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan kepada Pertamina Patra Niaga bila menemukan praktik kecurangan yang merugikan. 

Dalam momen Lebaran 2024 ini, tingkat konsumsi BBM masyarakat dipastikan mengalami peningkatan.

"SPBU yang terbukti melakukan pelanggaran akan kami tutup. Kami berharap juga kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada kami kalau merasa ada kecurangan di sana. Upaya ini demi BBM subsidi tepat sasaran," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hakim Baihaqi
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper