Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaga Si Primata Setia yang Terancam Punah, PLN-BKSDA Kembalikan Owa Jawa ke Habitatnya

Owa Jawa adalah jenis kera atau primata dari spesies ‘owa’ yang paling langka di dunia dan tersebar terbatas hanya di Jawa bagian barat.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 18 November 2022  |  14:09 WIB
Jaga Si Primata Setia yang Terancam Punah, PLN-BKSDA Kembalikan Owa Jawa ke Habitatnya
Pelepasliaran Owa Jawa di Cagar Alam Gunung Tilu.
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat terus berperan aktif dalam menerangi seluruh pelosok Jawa Barat dan melakukan tanggung jawab sosial lingkungan.

Salah satu programnya yaitu menjaga kelestarian hewan langka dengan berkolaborasi bersama berbagai stakeholder. Contoh langkah nyata tersebut yakni program penyambungan listrik warga Desa Sugihmukti Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung dimana salah satu poin kerja samanya termasuk melestarikan Owa Jawa di Cagar Alam Gunung Tilu bersama BBKSDA Jabar.

Owa Jawa atau Hylobates moloch adalah sejenis primata anggota suku Hylobatidae dengan angka populasi antara 1.000 hingga 2.000 ekor saja. Owa Jawa adalah jenis kera atau primata dari spesies ‘owa’ yang paling langka di dunia dan tersebar terbatas hanya di Jawa bagian barat. Menurut badan dunia International Union for Conservation of Nature, satwa ini berstatus terancam punah (endangered).

Di Cagar Alam Gunung Tilu (CAGT) Jawa Barat, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat bersama dengan The Aspinall Foundation Indonesia Program, PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, dan KBP Chakra melaksanakan pelepasliaran Owa Jawa ke habitatnya.

Pelepasliaran Owa Jawa yang merupakan rangkaian peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini merupakan dukungan dan aksi nyata yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) bersama BKSDA Jabar untuk mendukung pelestarian ekosistem Owa Jawa.

“Tujuan utama program pelepasliaran adalah untuk meningkatkan populasi Owa Jawa di kawasan CAGT dimana keberadaannya saat ini sangat kritis atau hamper punah,” ujar Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Jabar Dindin Mulyadin, dalam rilis yang diterima Bisnis, Jumat (18/11/2022).

Sebelum dikembalikan ke CAGT, kedua Owa Jawa ini telah menjalani proses rehabilitasi dan hasil test akhir kesehatan, mereka dinyatakan dalam kondisi baik serta siap dilepasliarakan.

Ifan-Kokom menjadi Owa Jawa ke 51 dan 52 yang dilepasliarkan oleh tim BBKSDA Jawa Barat dan TAF-IP. Harapannya mereka akan beradaptasi dan berkembang biak di habitatnya di CAGT seperti beberapa pasangan yang telah diliarkan sebelumnya.

Menurut Dindin, Owa Jawa sangat menarik karena hidupnya berkelompok dalam jumlah kecil seperti halnya keluarga inti yang terdiri dari pasangan jantan dan betina beserta dengan satu atau dua anaknya yang masih kecil. Bahkan, ciri utama dari Owa Jawa dewasa adalah kesetiaan dari pasangan jantan dan betinanya. Pasangan Owa Jawa adalah pasangan monogami dimana si jantan akan setia dengan pasangan betinanya.

Lebih lanjut, Dindin menegaskan bahwa PLN siap terus bersinergi dengan BBKSDA baik dalam pelestarian lingkungan maupun dalam upaya PLN melistriki seluruh masyarakat hingga pelosok. Utamanya dalam menjaga jaringan listrik yang berada dan melewati kawasan hutan lindung dalam naungan BBKSDA. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top