Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pedagang di Pasar Tradisional Kabupaten Cirebon Belum Jual MinyaKita

Pedagang di pasar tradisional Kabupaten Cirebon mengaku belum menjual Minyakita atau minyak goreng curah kemasan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  13:11 WIB
Pedagang di Pasar Tradisional Kabupaten Cirebon Belum Jual MinyaKita
Kementerian Perdagangan meluncurkan produk minyak goreng curah kemasan sederhana merek Minyakita seharga Rp14.000 per liter di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (6/7 - 2022) / BISNIS/Indra Gunawan.
Bagikan

Bisnis.com, CIREBON - Pedagang di pasar tradisional Kabupaten Cirebon mengaku belum menjual Minyakita atau minyak goreng curah kemasan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Pantauan di Pasar Pasalaran Kabupaten Cirebon, sejumlah pedagang masih menjual minyak goreng kemasan bermerk atau pun minyak goreng curah yang dikemas menggunakan plastik.

Pedagang di Pasar Pasalaran, Abdul Latif mengatakan sampai saat masih menjual minyak goreng curah dengan harga Rp14.500 per kilogram dan minyak goreng kemasan Rp23.000.

"Belum melihat, hanya lihat di berita saja. Sekarang masih menjual kemasan-kemasan yang umum saja," kata Abdul di Pasar Pasalaran Kabupaten Cirebon, Rabu (10/8/2022).

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon terkait distribusi MinyaKita ke wilayahnya.

Awal Juli 2022, Kementerian Perdagangan mengeluarkan Minyakita. Minyak tersebut bakal didistribusikan ke seluruh Indonesia dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter.

Peluncuran Minyakita diklaim sebagai upaya upaya pemerintah mendistribusikan minyak goreng hasil alokasi pasar dalam negeri (domestic market obligation/DMO) melalui kemasan sederhana.

Dalam upaya produksi Minyakita, Kementerian Perdagangan melibatkan pelaku usaha. Hal tersebut sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 41 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Minyak Goreng Kemasan Rakyat yang berlaku mulai 8 Juli 2022.

Nantinya, masyarakat yang ingin mendapatkan minyak goreng ini bisa mendapatkan di pasar rakyat, toko swalayan, maupun marketplace.

Minyakita nantinya bakal dikemas ke dalam berbagai ukuran, mulai kemasan 1 liter, 2 liter, dan 5 liter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak goreng
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
back to top To top