Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kaum Urban Dadakan Mulai Serbu Purwakarta, Satpol PP Intensifkan Patroli

Mereka datang dari luar daerah untuk menetap dan mencari peruntungan, ada yang menjadi pengamen, gelandangan dan pengemis dadakan dan pemulung (manusia gerobak).
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 06 April 2022  |  14:45 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PURWAKARTA – Pada Ramadan ini, Kabupaten Purwakarta mulai diserbu kaum urban musiman yang kebanyakan dari mereka datang ke wilayah ini tanpa berbekal kemampuan dan kesiapan apapun.

Mereka datang dari luar daerah untuk menetap dan mencari peruntungan, ada yang menjadi pengamen, gelandangan dan pengemis dadakan dan pemulung (manusia gerobak).

Kepala Satpol PP Kabupaten Purwakarta Aulia Pamungkas mengatakan wilayahnya memang kerap didatangi penduduk musiman yang dimaksud.

"Mereka datang di momen tertentu saja. Jumlah mereka dipastikan bakal mengalami peningkatan hingga lebaran nanti," ujar Aulia saat dihubungi Bisnis.com, Rabu (6/4/2022).

Menurut dia, jajarannya sudah memprediksi akan adanya serbuan kaum urban lintas daerah ini. Untuk itu, sejak jauh-jauh hari pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi.

"Sejak awal Ramadan kemarin, kita telah mengintensifkan operasi dan menyiagakan petugas di sejumlah titik keramaian yang selama ini menjadi tempat mangkal mereka," kata dia.

Aulia menjelaskan, sejauh ini ada beberapa lokasi yang menjadi tempat mereka berkumpul kaum musiman ini. Semisal, di sekitar lampu merah, pusat kota dan sejumlah titik keramaian lainnya.

Adapun pola yang dilakukan jajarannya kepada mereka yang terjaring operasi, yakni dengan melakukan langkah persuasif dan pembinaan.

Jadi, kalau para pengemis atau anak jalanan yang terjaring razia ini merupakan warga dari luar daerah, maka mereka akan langsung dikembalikan ke daerah asal.

"Ada yang membuat kami prihati, karena selalu ada di antara pengemis ini yang memanfaatkan anak-anak untuk menarik empati masyarakat," pungkasnya. (K60)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top