Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Imlek, RFB Bandung Sarankan Investor Koleksi Emas, Ini Penjelasannya

Kepala Cabang PT Rifan Financindo Berjangka Bandung Anthony Martanu mengatakan para investor tidak perlu khawatir dengan penurunan atau kenaikan harga emas saat ini.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 12 Januari 2022  |  15:42 WIB
Media Outlook 2021 soal Peluang Harga Emas dan Kinerja RFB Bandung 2021 - Bisnis/Dea Andriyawan
Media Outlook 2021 soal Peluang Harga Emas dan Kinerja RFB Bandung 2021 - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Momentum Imlek yang akan jatuh pada awal Februari mendatang menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan investasi emas lantaran secara fundamental harga emas pada momentum Imlek kerap tinggi.

Kepala Cabang PT Rifan Financindo Berjangka Bandung Anthony Martanu mengatakan para investor tidak perlu khawatir dengan penurunan atau kenaikan harga emas saat ini. Karena pada perdagangan berjangka, setiap investor memiliki peluang yang sama baik saat harga sedang bullish maupun bearish.

Jelang Imlek harga emas diprediksi bakal terbang tinggi hingga menyentuh level US$1.850/toz. Hari raya Imlek yang jatuh pada 1 Februari 2022 membangkitkan ekspektasi terhadap kenaikkan harga emas, selain karena permintaan emas yang tinggi di Tiongkok, peningkatan kasus varian Covid Omicron ditambah dengan tren suku bunga riil di Amerika Serikat (AS) yang rendah hingga saat ini bakal mendorong harga emas terus meningkat meski di tengah berbagai tekanan.

Selain itu tingkat inflasi yang tinggi hingga lebih dari 6 persen di Amerika Serikat akan memangkas keperkasaan dolar dan mengancam pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat di tahun depan. Alhasil, para investor akan mencari alternatif aset safe haven salah satunya ialah emas untuk mengamankan nilai portfolio mereka.

Namun demikian Anthony mengingatkan bahwa memasuki kuartal kedua tahun 2022, harga emas diperkirakan cenderung terkoreksi atau stagnan sejalan dengan pengetatan kebijakan moneter negeri Paman Sam untuk mengamankan nilai tukar mata uang dan suku bunga mereka.

“Yang jelas lanjut, emas masih layak di koleksi di tahun ini,” ucapnya, Rabu (12/1/2022).

Ia menuturkan, pada 2021, harga emas ditutup di level US$1.829/toz. Sepanjang tahun lalu, harga emas sudah turun 3,6 persen, karena optimisme terhadap pemulihan ekonomi global mendorong para investor mengalihkan portfolio investasi ke aset berisiko daripada aset safe haven seperti emas.

Harga emas tertinggi tahun 2021 menyentuh angka di level US$1.959/toz pada 6 Januari 2021 dan nilai terendahnya pada 8 Maret 2021 di angka US$1.676/toz.

Di awal tahun 2022, harga emas terus melorot hingga ke level US$1.789/toz pada 6 Januari. Harga emas tertekan oleh penguatan dolar dan obligasi AS menyusul rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Desember 2021 yang menunjukkan sikap Hawkish The Fed.

Target Besar RFB Bandung di 2022

Lebih jauh, Anthony mengatakan pada 2021, RF Bandung berhasil membukukan volume transaksi sebanyak 119.280 lot, meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara untuk nasabah baru, perusahaan pialang berjangka yang telah berdiri selama 7 tahun di kota priangan ini berhasil menarik 667 nasabah atau naik 13 persen dari tahun 2020.

Anthony mengatakan, di tahun 2022, RFB Bandung mengejar pertumbuhan sebesar 70 persen untuk volume transaksi atau mencapai 203.000 lot. Sementara untuk nasabah baru, akan mencapai sebanyak 1.150 nasabah hingga akhir 2022.

“Target ini sesuai dengan visi RFB Bandung untuk menjadi pialang berjangka terbesar di Jawa Barat di tahun 2025 mendatang,” tandas Anthony. (K34)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga emas dunia
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top