Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin Covid-19 Sinovac Lebih Disukai Warga Kabupaten Cirebon

Kepala Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Cirebon Damiri mengatakan lebih dari 894.000 warga yang sudah menerima vaksin Covid-19 diberikan vaksin jenis Sinovac.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 23 November 2021  |  14:56 WIB
Vaksin Covid-19 Sinovac beserta jarum suntik  - Antara
Vaksin Covid-19 Sinovac beserta jarum suntik - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menyatakan vaksin Covid-19 jenis Sinovac lebih disukai masyarakat dibandingkan dengan jenis lainnya.

Kepala Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Cirebon Damiri mengatakan lebih dari 894.000 warga yang sudah menerima vaksin Covid-19 diberikan vaksin jenis Sinovac.

Menurutnya, warga lebih menyukai jenis vaksin tersebut lantaran potensi munculnya kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) relatif kecil.

"Ini artinya, 70 persen warga senang vaksin Sinovac. Hampir seluruhnya yang sudah mendapatkan vaksin mengaku tidak mengalami gejala efek samping," kata Damiri di Kabupaten Cirebon, Selasa (23/11/2021).

Damiri mengatakan, pihaknya sudah meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengalokasikan vaksin Sinovac lebih banyak untuk Kabupaten Cirebon. Hal ini juga bakal berkaitan dengan capaian vaksinasi.

"Vaksin Moderna dan Pfizer juga ada, bahkan termasuk Sinopharm, tapi yang diberikan kepada masyarakat paling banyaknya Sinovac," kata Damiri.

Cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, masih rendah. Akibat hal tersebut Pemerintah Kabupaten Cirebon kesulitan untuk turun ke level 2 maupun level 1.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Kabupaten Cirebon, cakupan vaksinasi sebanyak 50,56 persen atau 901.426 dosis.

Sementara, untuk cakupan vaksinasi masyarakat kelompok lanjut usia (lansia) baru 37,04 persen atau 57.337 dosis.

Sebagai syarat agar daerah bisa turun level PPKM yakni, angka kematian akibat kasus Covid-19 menurun, bed occupancy rate (BOR) berkurang, rendahnya kasus aktif Covid-19, serta capaian vaksinasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cirebon Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top