Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sumedang Pasok Kebutuhan Pangan Warga Jakarta

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan kerja sama pengadaan beras ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga DKI. Menurutnya pemenuhan kebutuhan pangan ini penting agar pasokan bisa menekan harga supaya stabil.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 11 Juni 2021  |  14:28 WIB
Pengiriman 30 ton beras kerja sama BUMD Kampung Makmur dengan BUMD DKI Food Station di Sumedang, Jumat (11/6 - 2021).
Pengiriman 30 ton beras kerja sama BUMD Kampung Makmur dengan BUMD DKI Food Station di Sumedang, Jumat (11/6 - 2021).

Bisnis.com, BANDUNG — Kabupaten Sumedang mulai unjuk peran sebagai daerah penghasil beras di luar Pantura yang menjadi lumbung nasional.

Peran ini diwujudkan lewat pengiriman 30 ton beras kerja sama BUMD Kampung Makmur dengan BUMD DKI Food Station di Sumedang, Jumat (11/6/2021). Pengiriman ini disaksikan langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur DKI Anies Baswedan dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan kerja sama pengadaan beras ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga DKI. Menurutnya pemenuhan kebutuhan pangan ini penting agar pasokan bisa menekan harga supaya stabil.

“Bila kebutuhan pangan masyarakat Jakarta pasokannya aman, maka harga stabil bahkan bisa lebih rendah dan terjaga. Ini akan membuat keluarga ibu rumah tangga di Jakarta merasakan ketenangan karena pasokan bahan pokok aman, stabil,” katanya.

Menurutnya menjaga pasokan dan stabilitas harga merupakan tujuan utama dan pertama mengapa pemprov DKI Jakarta menjangkau kerjasama dengan berbagai daerah untuk memastikan pasokan aman.

“Ini juga program meningkatkan kesejahteraan petani. Karena harga gabah yang nantinya akan dibeli akan menjadi lebih tinggi. InsyaAllah petani akan mendapatkan peningkatan kesejahteraan sehingga mereka bisa merasakan jasa besarnya dalam menyuplai pangan di Indonesia dibalas dengan harga gabah lebih tinggi sebagai apresiasi,” katanya.

Menurutnya DKI memiliki hutang budi kepada para petani. Balas budi kepada mereka ini yang menurut Anies pihaknya mengapresiasi dengan membeli gabah lebih tinggi.

Pihaknya juga menyebut kerja sama ini sebagai bentuk riil kolaborasi antar daerah. Karena itu pihaknya mengapresiasi Pemkab Sumedang juga Gubernur Jabar Ridwan Kamil atas keberlangsungan kerja sama tersebut.

“Terimakasih Pemkab Sumedang, apresiasi Pak Emil yang telah membantu memberikan bingkainya, sehingga BUMD di DKI Jakarta dan Sumedang bisa kerja sama dengan b to b dengan tujuannya keadilan sosial, peningkatan kesejahteraan bagi rakyat, bukan mega bisnis. Karena BUMD keduanya adalah alat milik pemerintah, badan usahanya sepenuhnya untuk meningkatkan kesejahteraan,” paparnya.

Anies menjanjikan kerja sama antar daerah ini akan berlangsung dengan waktu yang panjang. Menurutnya Pemprov DKI membuka diri untuk kolaborasi.

“Sumedang akan dikembangkan tidak hanya beras, bisa dengan komoditas pertanian lain yang akan diserap tiga BUMD utama kita, yaitu Food Station Cipinang Jaya, Pasar Jaya, dan Darma Jaya."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top