Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pos Indonesia Garap Kawasan Indonesia Timur, Bidik Ratusan Pesantren

Di sisi lain, hadirnya Agen Pos di Pesantren, juga bisa mempercepat upaya pesantren melakukan banyak hal, terutama dalam mengirim barang.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  11:29 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - PT Pos Indonesia (Persero) melakukan penetrasi perluasan Agen Pos Pesantren di wilayah Indonesia Timur, dengan membidik ratusan pesantren di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pembukaan Agen Pos Pesantren di Mataram merupakan bagian dari program pembukaan 1.000 Agen Pos selama Ramadhan tahun 2021. Sebelumnya, Pos Indonesia telah membuka Agen Pos Pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Launching Agen Pos di Mataram ditandai dengan diresmikannya Agen Pos di pesantren Nurul Haramain Kota Mataram pada Jumat (30/4/2021). Hadir meresmikan kerja sama tersebut Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana beserta jajaran Pos Indonesia, Wakil Gubernur Provinsi NTB Siti Rohmi Djalillah, dan para pejabat lainnya.

Menurut Siti Choiriana atau yang akrab disapa Anna, Mataram menjadi salah satu bidikan PT Pos Indonesia (Persero) karena jumlah pesantren di kawasan itu diperkirakan lebih dari 700 unit. Di mana setiap pesantren memiliki jumlah santri cukup banyak, hingga 3.000 santri di satu pesantren.

"Ini komitmen kami mengembangkan santripreneur berbasis ekonomi kerakyatan. Program ini mendapat respons cukup bagus, karena ternyata pesantren di Mataram saat ini sedang mengembangkan modern farming," kata Siti dalam rilis yang diterima Bisnis, Senin (3/5/2021).

Pesantren, nantinya kata dia akan mengelola sendiri kerja sama keagenan ini, dengan ujung tombak SDM dari kalangan santri. Di sisi lain, hadirnya Agen Pos di Pesantren, juga bisa mempercepat upaya pesantren melakukan banyak hal, terutama dalam mengirim barang.

"Ini sejalan dengan upaya pesantren menggalakkan program modern farming. Hadirnya kami semakin membantu kelancaran pesantren mengirim hasil produk olahannya, seperti ikan dan lainnya," beber dia.

Selama itu, kata Siti, akses pesantren di Mataram melakukan pengiriman barang sangat terbatas. Beberapa pesantren berada di lokasi dengan letak geografisnya berat dan jauh, sehingga ekspedisi lain juga belum mampu menjangkau.

Pembukaan Agen Pos Pesantren ini juga mendapat respons cukup bagus dari Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah daerah setempat. Untuk tahap awal, Pos Indonesia membidik 100 pesantren.

"Kami juga sudah sampaikan ke Pemerintah Provinsi NTB, kami siap memfasilitasi pembukaan Agen Pos di pesantren binaan Pemprov NTB. Mereka sangat support dengan program ini, karena sama-sama punya misi untuk menghasilkan santripreneur," jelas dia.

Penetrasi Agen Pos Pesantren rencananya akan terus dilakukan selama Idulfitri 1442 Hijriah ini. Setelah dari NTB, Pos Indonesia bakal launching Agen Pos Pesantren di Jawa Barat dan Banten pekan depan. Targetnya, 1.000 pesantren bisa tercapai pada bulan Ramadan ini.

"Kami juga akan mengembangkan hal yang sama, membidik komunitas UMKM dan seller, yang betul-betul punya unikless. Karena mereka sudah punya pangsa pasar yang bagus seperti ekspor. Dari sisi produk juga bagus, itu yang akan kami bidik menjadi bagian agen pos," imbuh dia.(k34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt pos indonesia
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top