Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kota Bandung Punya Modal Besar Bentuk Kawasan Wisata Heritage Terpadu

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menilai Kota Bandung memiliki potensi besar membentuk kawasan wisata heritage terpadu.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 25 April 2021  |  12:50 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat menggelar kunjungan pengelolaan Kota Lama di Semarang
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana saat menggelar kunjungan pengelolaan Kota Lama di Semarang

Bisnis.com, BANDUNG -- Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menilai Kota Bandung memiliki potensi besar membentuk kawasan wisata heritage terpadu. Namun untuk mweujudkannya membutuhkan dukungan dan kesamaan visi dari pelbagai pihak.

Hal tersebut disampaikan Yana saat menggelar kunjungan pengelolaan Kota Lama di Semarang. Dari lawatan ini, Yana mempelajari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang membangun dan mengelola kawasan Kota Lama.

Di luar sistem dan regulasi pemerintah, rupannya modal dasar untuk menghadirkan hal itu berlandaskan atas komitmen semua pihak.

"Dengan semangat yang sama, di sini dipimpin oleh ibu Wakil Wali Kota. Sehingga beliau bisa mengkoordinasikan seluruh OPD dan kelompok masyarakat untuk memiliki kesamaan visi dan misi penataan Kota Lama di Semarang," ungkap Yana dalam rilis yang diterima Bisnis, Minggu (25/4/2021).

Yana memuturkan, komitmen tersebut bukan hanya sebatas kesadaran terhadap nilai sejarah dari sebuah insfrastruktur kota. Namun berkembang menjadi upaya bersama menumbuhkan sektor pariwisata Kota Lama.

Sehingga berkontribusi secara signifikan dan merangsang roda perekonomian masyarakat.

"Jadi di sini ada keinginan bersama untuk memelihara situs yang bersejarah dan gedung heritage. Kemudian dampaknya mempunyai nilai wisata dan membantu pertumbuhan ekonomi. Sekaligus menjaga gedung yang memiliki nilai sejarah," ujarnya.

Yana menambahkan, kelembagaan pengelola sebuah kawasan memerlukan kolaborasi antar elemen. Sehingga memudahkan koordinasi dan mempercepat pelaksanaan setiap program.

"Pertama, membentuk badan pengelola yang sifatnya adhoc. Jadi keterlibatan tidak hanya unsur pemerintah, tapi berbagai unsur masyarakat, komunitas dan lainnya," jelasnya.

Saat ini di Kota Bandung ada kawasan Jalan Braga dan Jalan Asia Afrika yang menjadi ikon heritage. Selain wilayah itu, Yana menilai ada sejumlah lokasi lain yang bisa diintegrasikana menjadi sebuah kawasan.

"Kemudian daerah pecinan di dekat kawasan Pasar Baru, kemudian di Sudirman. Saya pikir kawasan itu cocok, meski pun tetap butuh kajian," katanya.(K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top