Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lucky Hakim: Jumlah Rumah Rusak Akibat Insiden di Balongan Lebih dari 1.600 Unit

Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim menyebutkan jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat ledakan di kilang minyak Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu lebih dari 1.600 unit.
Hakim Baihaqi
Hakim Baihaqi - Bisnis.com 08 April 2021  |  19:29 WIB
Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim - Bisnis/Hakim Baihaqi
Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim - Bisnis/Hakim Baihaqi

Bisnis.com, INDRAMAYU - Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim menyebutkan jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat ledakan di kilang minyak Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu lebih dari 1.600 unit.

"Rumah yang mengalami kerusakan sebagian besar hanya rusak ringan hingga sedang. Secara umum semua sudah kondusif," kata Lucky saat ditemui di Hotel Patra Kabupaten Cirebon, Kamis (8/4/2021).

Terkait wacana relokasi, pemerintah bakal mengumpulkan warga terdampak. Menurutnya, permintaan dari warga yang ingin pindah bersifat parsial atau terbawa emosi semata.

Nantinya, di pertemuan tersebut bakal dilihat, apakah itu permintaan seluruh warga atau hanya sebagian sekelompok saja.

"Relokasi ini tidak mudah, mereka akan kemana. Banyak juga mereka yang tidak terdampak tapi ingin pindah, lihat saja hasil inventarisir dari pertemuan besok," katanya.

Warga terdampak ledakan kilang minyak di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, berharap segera direlokasi ke tempat lebih aman. Kejadian pada Senin (29/3/2021) dini hari tersebut menyisakan trauma hingga saat ini.

Syarifuddin (43), warga Desa/Kecamatan Balongan menyebutkan, salah satu anggota keluarganya tidak ingin kembali ke rumah, lantaran khawatir kejadian serupa bakal kembali terjadi dan memakan lebih banyak korban.

"Ingin segera pindah, setiap hari juga sering mendengar suara berisik dari kilang. Rumah saya memang tidak rusak, tapi kan takut," kata Syarifuddin.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebutkan Pertamina harus memasang sistem komunikasi dengan masyarakat, apabila ada indikasi yang diperkirakan dapat membahayakan.

Nantinya, masyarakat sekitar kilang minyak Balongan dapat melakukan persiapan lebih dini untuk menjaga keselamatan. Pertamina pun menurutnya akan melakukan penanganan yang baik kepada masyarakat.

“Kami harapkan korban yang masih dirawat bisa membaik dan bisa segera keluar dari unit perawatan khusus. Pertamina berkomitmen untuk bertanggung-jawab untuk perbaikan rumah dan properti warga, perawatan korban luka, dan trauma healing,” kata Arifin.

Arifin menyebutkan, pascainsiden kejadian tersebut Pertamina sudah melakukan tindakan cepat dengan cara melokalisasi titik api di dalam bundwall atau tanggul di sekeliling tangki T-301 sehingga tidak meluas. (K45)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indramayu
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top