Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Karawang Terjunkan 4.561 Kader untuk Mendata Keluarga

Pemkab Karawang menerjunkan 4.561 kader untuk mendata keluarga yang ada di wilayah itu. Pendataan keluarga 2021 (PK21) ini merupakan program yang digulirkan oleh BKKBN.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 07 April 2021  |  19:14 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, KARAWANG - Pemkab Karawang menerjunkan 4.561 kader untuk mendata keluarga yang ada di wilayah itu. Pendataan keluarga 2021 (PK21) ini merupakan program yang digulirkan oleh BKKBN.

Dengan adanya pendataan ini, diharapkan jumlah riil warga bisa terpantau termasuk kasus stunting yang ada di wilayah tersebut.

Kabid Pengendalian Kependudukan Advokasi Data dan Informasi Dinas PPKB Kabupaten Karawang Imam Bahanan mengatakan pendataan keluarga ini terhitung 1 April hingga 31 Mei mendatang. Ada 4.561 kader pendata di 309 desa dan kelurahan. Ribuan kader itu, akan menyasar 734.768 kepala keluarga (KK).

"Kami juga melibatkan petugas lapangan KB sebagai supervisor yang melatih dan membimbing para kader pendata tersebut," ujar Imam, melalui rilis yang diterima Bisnis.com, Rabu (7/4/2021).

Para kader pendata ini bertugas mengumpulkan data terkait dengan kependudukan, data keluarga berencana dan data tentang pembangunan keluarga. Termasuk, data stunting yang saat ini pengelolaannya di serahkan kepada BKKBN.

Selain itu, pendataan keluarga 2021 merupakan kegiatan strategis program pembangunan kependudukan, KB dan pembangunan eluarga. Tujuannya, untuk kepentingan perencanaan, evaluasi dan pengukuran kinerja sampai dengan wilayah administrasi terkecil (RT/RW).

Para pendata akan menggunakan metode wawancara langsung dan observasi melalui kunjungan rumah ke rumah. Yakni, ada dua cara pilihan, yaitu menggunakan form kertas serta menggunakan aplikasi pada gawai berbasis android.

"Target kami 30 persen menggunakan kertas, serta 70 persen menggunakan android," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan data merupakan komponen yang sangat penting bagi awal sebuah perencanaan. Terlebih lagi adalah data keluarga. Karena dari data yang di dapat dari keluarga banyak informasi yang bisa diperoleh.

"Hasil dari pendataan keluarga ini, nantinya bisa dijadikan rujukan untuk perencanaan pembangunan nasional. Termasuk, bagi kepentingan pemerintah daerah," ujarnya.

Selanjutnya, Cellica berharap PK21 akan menjadi dasar perencanaan dan penetapan kebijakan operasional program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana. Serta masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Karawang. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karawang
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top