Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peluncuran Pos Migran Indonesia Jawab Kebutuhan Layanan Keuangan PMI

Pos Indonesia menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk optimalisasi pelayanan jasa keuangan terhadap para PMI.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 06 April 2021  |  16:40 WIB
PT Pos Indonesia meluncurkan Pos Migran Indonesia yang akan memudahkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mendapatkan pelayanan keuangan dan layanan informasi yang valid.
PT Pos Indonesia meluncurkan Pos Migran Indonesia yang akan memudahkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mendapatkan pelayanan keuangan dan layanan informasi yang valid.

Bisnis.com, BANDUNG – PT Pos Indonesia meluncurkan Pos Migran Indonesia yang akan memudahkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mendapatkan pelayanan keuangan dan layanan informasi yang valid.

Untuk itu, Pos Indonesia menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk optimalisasi pelayanan jasa keuangan terhadap para PMI.

Hal ini juga sekaligus komitmen Pos Indonesia untuk memberikan layanan yang prima, baik di dalam negeri hingga ke luar negeri.

Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menuturkan PMI memang membutuhkan layanan keuangan yang dimiliki Pos Indonesia untuk memudahkan pengiriman uang oleh PMI kepada keluarganya di tanah air. Selain itu nantinya Pos Indonesia juga akan melayani akses informasi bagi PMI maupun calon PMI yang akan bekerja.

“Kita akan memeberikan pelayanan terbaik untuk para pahlawan devisa ini,” jelasnya dalam launching “Pos Migran Indonesia” di Kantor Pos Kota Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/4/2021).

Dengan adanya layanan Pos Indonesia baik dalam bentuk layanan keuangan maupun layanan akses informasi melalui jaringan Pos yang ada di seluruh Indonesia, akan sangat membantu PMI agar dapat hidup dan bekerja dengan tenang, serta membantu keluarga PMI di daerah-daerah yang ditinggalkan.

Pada layanan keuangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) memerlukan layanan yang bisa melakukan pengelolaan keuangan secara mandiri seperti pembelian pulsa dan kirim uang untuk keluarga di Indonesia melalui aplikasi yang dimiliki Pos Indonesia.

Pembuatan “Pos Migran Indonesia” di setiap Kantor Pos yang ditunjuk akan menjadi sarana informasi mandiri bagi calon Pekerja Migran Indonesia yang akan bekerja di luar negeri.

Sebagai informasi, Pos Indonesia telah mengembangkan Aplikasi Mobile Giroku, yakni mobile aplikasi (Android/IOS) berbasis Giropos yang dikembangkan khusus untuk Pekerja Migran Indonesia dengan fitur-fitur kemudahan transaksi keuangan meliputi penyimpanan uang, payment gateway, weselpos bagi Pekerja Migran Indonesia di Negara Tujuan Penempatan dan Keluarga Pekerja Migran Indonesia di Indonesia.

Dalam acara tersebut juga dilakukan secara live pengiriman dana dari seorang PMI di Taiwan untuk keluarganya dengan menggunakan Transaksi POSPAY. Pospay adalah Produk atau Layanan Jasa Keuangan dari Pos Indonesia yang dilakukan secara online dengan layanan yang lebih lengkap dan lebih cepat dan dapat dilakukan di Kantor Pos yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Layanan Pospay ini memberikan kemudahan bagi PMI untuk mengirimkan dana kepada keluarga di Indonesia.

Seperti diketahui, Kabupaten Indramayu merupakan kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbanyak di Provinsi Jawa Barat dan Pulau Jawa umumnya. Menurut data dari Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu pada 2020, setiap tahun rata-rata ada 22 ribu warga Kabupaten Indramayu yang berangkat ke luar negeri menjadi TKI. Mereka bekerja di berbagai negara, seperti Taiwan, Hongkong, Jepang, Singapura dan lainnya.

Acara Launching “Pos Migran Indonesia” ini ditutup dengan peluncuran produk ekspor dari PMI Purna Jawa Barat ke Korea Selatan serta unboxing booth di Indramayu.

Dalam peluncuran tersebut juga Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik kerjasama ini dan berharap agar kerja sama antara Pos Indonesia dan BP2MI dapat berjalan dengan baik dan dapat diperluas di kemudian hari untuk membantu para pekerja migran, baik ketika mereka merantau maupun sekembalinya ke Tanah Air.

Sementara itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk melindungi para PMI di luar negeri.

Menurutnya selama ini layanan keuangan yang sering digunakan oleh para PMI adalah layanan keuangan asing. Namun dengan adanya Pos Migran Indonesia darim Pos Indonesia ini akan lebih memudahkan para PMI untuk mengirimkan uangnya ke tanah air dengan aman dan nyaman.

“Selama ini pakai jasa keuangan dari luar negeri, atau menitipkan kepada rekannya yang pulang ke tanah air,” jelasnya.

Ia pun menilai Pos Migran Indonesia ini sudah dinantikan untuk memudahkan para PMI dalam bertransaksi keuangan.

“Ini produk layanan dalam negeri, anak bangsa yang harus kita gunakan, kalua bukan kita siapa lagi yang akan menggunakan,” jelas dia. (k34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt pos indonesia
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top