Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemulihan Ekonomi, Ini Kesiapan Sektor Pariwisata di Purwakarta

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta Acep Yulimulya mengakui sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling terdampak pandemi.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  18:53 WIB
Wisata Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta
Wisata Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta

Bisnis.com, PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta melansir sejak beberapa tahun terakhir kunjungan wisatawan ke wilayahnya terus meningkat setiap tahunnya. Namun, setelah mewabahnya Covid-19 jumlah kunjungan wisatawan ini turun drastis.

Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta Acep Yulimulya mengakui sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling terdampak pandemi.

“Sejak mewabahnya Covid-19, kami terpaksa meminta para pengelola untuk menghentikan sementara aktivitas pariwisata. Hal itu, bukan tanpa alasan. Tapi lebih ke pencegahan penyebaran corona lebih masif,” ujar Acep kepada Bisnis.com, Selasa (30/3/2021).

Dengan kondisi tersebut, kata Acep, jelas sangat berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke wilayahnya. Sebagai perbandingan, kata dia, di 2019 lalu jumlah kunjungan ke wilayahnya mencapai 2,5 juta wisatawan.

“Sedangkan, di 2020 kemarin, kunjungan ke kita hanya di angka 978.000 wisatawan dari target 2,5 juta pengunjung yang jika dipersentasekan itu kurang dari 40%,” jelas dia.

Acep pun merasakan betul bagaimana perekonomian masyarakat menjadi lesu tak kala ditutupnya destinasi wisata. Dengan begitu, pihaknya berpendapat di masa adaptasi kebiasaan baru ini pembukaan destinasi wisata bisa menjadi bagian dari solusi untuk pemulihan ekonomi.

“Sektor Pariwisata bisa menjadi salahsatu andalan untuk pemulihan dan pendongkrak perekonomian masyarakat di masa pandemic seperti ini,” kata Acep.

Namun demikian, tentunya pembukaan pariwisata di tengah pandemic ini harus tetap mengacu pada protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. Sejauh ini, pihaknya meyakini seluruh pengelola wisata tengah mempersiapkan hal itu. Termasuk melaksanakan protokol kesehatan, sebelum tempat wisata ini dibuka dan kembali diperbolehkan menerima pengunjung.

“Kami juga telah mendorong para pelaku usaha pariwisata untuk divaksin. Termasuk, didorong untuk mendapat sertifikat CHSE sebagai jaminan kepada wisatawan. Jadi, menurut kami tak perlu ada yang dikhawatirkan lagi kalau pun lokasi wisata ini harus kembali dibuka,” pungkasnya. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top