Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Purwakarta Targetkan 12.900 Penerima Vaksin Tahap II

Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta menargetkan 12.900 warga bisa mendapat vaksin Sinovac tahap dua.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 24 Februari 2021  |  16:02 WIB
Distribusi vaksin ke Kabupaten Purwakarta - Bisnis/Asep Mulyana
Distribusi vaksin ke Kabupaten Purwakarta - Bisnis/Asep Mulyana

Bisnis.com, PURWAKARTA - Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta menargetkan 12.900 warga bisa mendapat vaksin Sinovac tahap dua. Rencananya, vaksinasi tahap dua ini akan dilakukan pada pekan keempat Februari ini. Adapun sasarannya, adalah ASN, TNI/Polri, pedagang pasar dan sopir angkutan umum.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Deni Darmawan mengatakan untuk program vaksinasi Covid-19 tahap dua, Pemkab Purwakarta telah menerima 1.290 vial vaksin Sinovac. Ada perbedaan jumlah isi pada vaksin tahap kedua ini.

“Pada vaksin tahap pertama dalam satu vial, hanya untuk satu sasaran atau satu orang. Sementara untuk vaksin tahap kedua ini, dalam satu vial bisa untuk 9 sampai 10 sasaran,” ujar Deni kepada Bisnis.com, Rabu (24/2/2021).

Dengan jumlah vaksin 1.290 vial ini, lanjut Deni, maka pada vaksinasi tahap dua bisa menyasar 12.900 orang. Saat ini, pihaknya telah melakukan pengumpulan data untuk vaksinasi Covid-19 tahap kedua dosis pertama ini.

Data yang sudah masuk, yakni guru sebanyak 3.000 orang. ASN sebanyak 3.500 orang. Serta, jajaran TNI dan Polri. Untuk vaksinasi tahap kedua ini dosis pertama ini, targetnya 12.900 orang. Namun, target minimalnya bisa 10 ribu orang.

“Data tersebut sudah diajukan ke Pemprov Jabar,” ujar Deni.

Terkait dengan pedagang pasar, Deni mengakui, ada enam pasar yang jadi sasaran. Jadi, pedagang di enam pasar itu akan difokuskan sebagai penerima vaksin. Keenam pasar itu, Citeko Plered, Wanayasa, Pasar Rebo, Pasar Jumat, Pasar Leuwipanjang, dan Pasar Cikopo. Selain pedagang, pihaknya pun menyasar para sopir angkutan umum.

Khusus sopir angkutan umum, pihaknya akan melibatkan Organda untuk mendata sopir-sopir yang nanti akan mendapatkan vaksinasi. Pendataan akan dibantu Dishub. Lalu, tahap dua ini akan ada vaksinasi untuk guru, pegawai BUMN, dan BUMD.

“Kita juga sudah terima data dari Kemenag 505 pegawai.Organda memberi data 2.200 sopir angkot,” jelasnya. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top