Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investasi di Kabupaten Purwakarta Terdongkrak Kawasan Industri Baru

Kepala DPMPTSP Kabupaten Purwakarta Muchamad Nurcahya menuturkan sejak beberapa tahun ini nilai investasi di wilayahnya kerap melebihi target.
Asep Mulyana
Asep Mulyana - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  12:37 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, PURWAKARTA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melansir nilai investasi di wilayah ini kerap mengalami kenaikan setiap tahunnya. Kenaikannya rata-rata di angka 11 persen dari target.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Purwakarta Muchamad Nurcahya menuturkan sejak beberapa tahun ini nilai investasi di wilayahnya kerap melebihi target. Adapun nilai investasi ini, merupakan akumulasi dari realisasi invenstasi penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalan negeri (PMDN).

Dia mencontohkan, pada 2018 lalu misalnya, realisasi nilai investasi di wilayahnya mencapai Rp56,5 triliun dari target Rp48 triliun. Kemudian, untuk 2019 realisasinya itu di angka Rp62,7 triliun dari target yang ditetapkan sebesar Rp55 triliun.

Sedangkan untuk 2020 kemarin, lanjut dia, hingga akhir tahun realisasi investasi Purwakarta sudah di angka Rp67,5 triliun. Artinya, nilainya ada kenaikan dari tahun sebelumnya. Salah satu faktor yang mendongkrak kenaikan realisasi investasi ini yakni akan adanya Kawasan Industri Multi Optima Sejahtera (KIMOS).

“Kita membuka kawasan industri baru. Lokasinya, berada di Kecamatan Babakan Cikao,” ujar Nurcahya kepada Bisnis.com, Jumat (19/2/2021).

Terkait luas lahan untuk kebutuhan KIMOS ini, mencapai 1.200 hektare. KIMOS ini, meliputi empat desa di Kecamatan Babakancikao. Di antaranya, Desa Hegarmanah, Babakancikao, Mulyamekar dan Cigelam.

Kawasan industri baru ini, sambung dia, rencananya mampu menampung sekitar 500 perusahaan. Estimasinya, satu perusahaan membutuhkan minimal satu hektare lahan dan sisa lahan lainnya untuk sarana prasarana penunjang kawasan tersebut. Sedangkan, untuk penyerapan tenaga kerjanya, dibutuhkan lebih dari 100.000 jiwa.

“Purwakarta diuntungkan dengan adanya kawasan industri baru ini. Meskipun, perusahaan yang akan berdiri di kawasan itu, mayoritas merupakan perusahan padat modal,” ujarnya.

Dia menambahkan, salah satu perusahaan yang sudah mengincar kawasan baru ini, yakni Wings Group. Kawasan ini, nantinya bisa terhubung langsung dengan jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan.

Dengan adanya kawasan industri baru ini, pihaknya berharap bisa mendongkrak laju perekonomian masyarakatnya. Dengan banyaknya perusahaan di kawasan ini, tentunya akan berimplikasi pada pengurangan jumlah pengangguran di wilayah kami secara signifikan. (K60)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top