Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Purwakarta Galakkan Penghijauan di Lahan-lahan Milik Pemerintah

Pemkab Purwakarta gencar melakukan penghijauan secara masif di sejumlah wilayah mengingat sampai saat ini masih terdapat lahan milik pemerintah yang kondisinya gersang dan tak terurus.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  11:10 WIB
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

Bisnis.com, PURWAKARTA – Pemkab Purwakarta gencar melakukan penghijauan secara masif di sejumlah wilayah mengingat sampai saat ini masih terdapat lahan milik pemerintah yang kondisinya gersang dan tak terurus.

Memang, jika merujuk pada data cabang Dinas Kehutanan wilayah II, di wilayah ini masih terdapat sekitar 6.505 hektare dari luas hutan di wilayah ini yang mencapai 17.523 hektare yang kondisinya kritis. Dengan begitu, perlu kembali dihijaukan.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuturkan, sejak November 2020 kemarin telah mengintruksikan seluruh pegawai di lingkungan pemkab untuk menggalakkan penanaman pohon secara masif, terutama di lahan-lahan milik pemerintah.

“Kami akui, masih banyak lahan kosong yang belum termanfaatkan dengan maksimal. Makanya, ini menjadi alasan kami untuk menggencarkan penghijauan,” ujar Anne kepada Bisnis.com, dikutip Senin (11/1/2021).

Di awal tahun ini, lanjut Anne, pihaknya pun tengah melakukan penghijauan di lahan milik pemerintah daerah. Kali ini, di sekitar Kampung Leuweung Tiis, Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam.

“Wilayah tersebut, selama ini menjadi daerah resapan air dan wilayah konservasi. Sejauh ini, kawasan tersebut kami rawat dengan baik. Bahkan, kami terus hijaukan dengan menanam sejumlah pohon,” jelas dia.

Karena daerah resapan air, sambung dia, untuk jenis pohon yang ditanamnya pun tidak sembarangan. Melainkan, sejenis pohon keras dan produktif. Supaya, sumber mata air di wilayah ini bisa terus terjaga. Lebih dari itu, penanaman pohon ini juga bagian dari upaya meminimalisasi dampak bencana alam di musim hujan.

Anne menjelaskan, di wilayah ini pemerintah daerah memiliki aset lahan hutan seluas 11 hektare. Sudah banyak pohon-pohon besar dan keras yang menjulang di lahan tersebut. Namun, di hari ini pihaknya menambah pohon keras dan produktif lainnya, yakni pohon durian.

“Jadi, selain pohonnya bisa tumbuh besar, buahnya pun bisa termanfaatkan. Untuk hari ini, kita tanam 100 pohon durian di lokasi tersebut, dengan jenis atau varian Musang King dan Durian Bawor,” kata dia.

Anne menambahkan, beberapa wilayah di Kecamatan Pondosalam sangat potensial untuk pengembangan durian. Ke depan, pihaknya akan menciptakan kecamatan tersebut menjadi sentra durian unggulan di wilayahnya.

“Kami melihat, wilayah ini memiliki potensi alam cukup melimpah. Duren, termasuk yang selama ini jadi andalan wilayah tersebut. Sehingga, potensi ini perlu dikembangkan. Kita siapkan lahannya untuk pengembangan duren unggulan tersebut,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

purwakarta
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top