Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satgas Covid-19 Kota Bandung Bentuk 12 Tim Khusus Perketat Penerapan Prokes

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung membentuk 12 tim khusus untuk membendung peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bandung.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 26 November 2020  |  16:56 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG - Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung membentuk 12 tim khusus untuk membendung peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bandung.

Satgas ini juga sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menghadapi libur akhir tahun. Pada akhir tahun ini Kota Bandung diprediksi bakal dibanjiri wisatawan.

“Saya minta ke pak Ema (Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid–19 Kota Bandung) kemarin bahwa dalam menghadapi situsi libur panjang membentuk 12 tim,” tutur Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid–19 Kota Bandung, Oded M Danial usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Bandung, Kamis (26/11/2020).

"Satgas itu di dalamnya ada Disdagin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) dan Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) untuk lebih ketat lagi mengevaluasi," imbuhnya.

Menurut Oded, tim tersebut akan memantau berbagai tempat. Mulai dari pusat perbelanjaan sampai hotel.

“Mengawasi hotel dan mal, supaya protokol kesehatan diterapkan dengan baik. Apabila ada yang melanggar, tutup,” tegas Oded yang juga sebagai Wali Kota Bandung.

Mengenai kluster keluarga, ia juga telah mengintruksikan Gugus Tugas sampai tingkat kewilyahan untuk memerhatikan dinamika di level paling bawah.

“Untuk kluster keluarga saya intruksikan kepada pak Sekda dan jajaran gugus tugas di kewilayahan sampai kelurahan itu, agar mereka intensif memperhatikan dinamika di keluarga,” katanya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top