Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Bandung Raya & Priangan Timur

Total tambahan pasokan LPG untuk Bandung Raya dan Priangan Timur sekitar 7,4 persen yakni lebih dari 870.000 tabung atau sekitar 2.600 MT dari rata-rata penyaluran normal harian yang lebih dari 11 juta tabung atau sekitar lebih dari 35.000 MT.
Ilustrasi operasi pasar LPG 3 kg./Istimewa
Ilustrasi operasi pasar LPG 3 kg./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region III menambah pasokan LPG 3 kilogram secara bertahap di Bandung Raya dan Priangan Timur.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan Pertamina MOR III mulai menambah pasokan sejak Selasa (27/10/2020) untuk mencukupi kebutuhan LPG melon itu pada momen libur cuti bersama akhir pekan ini.

Total tambahan pasokan LPG untuk Bandung Raya dan Priangan Timur sekitar 7,4 persen yakni lebih dari 870.000 tabung atau sekitar 2.600 metric ton (MT), dari rata-rata penyaluran normal harian yang lebih dari 11 juta tabung atau sekitar lebih dari 35.000 MT.

Pasokan fakultatif atau penambahan alokasi LPG 3 kg ini bersifat situasional, atau dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan LPG karena sebagian besar masyarakat dan usaha mikro mulai beraktivitas kembali. Momen libur panjang turut membuat kebutuhan memasak meningkat, terutama karena Bandung Raya dan Priangan Timur termasuk jalur wisata,” ungkapnya melalui keterangan tertulis pada Sabtu (31/10/2020).

Eko menjelaskan pada kondisi normal, rata-rata penyaluran LPG 3 kg untuk wilayah Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang) mencapai lebih dari 23.000 tabung per hari.

Sementara itu, untuk wilayah Priangan Timur (Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran) lebih dari 12.000 tabung LPG 3 kg per hari.

Selain pasokan normal tersebut, di Bandung Barat Pertamina menambah pasokan LPG 3 kg lebih dari 520.000 tabung, sedangkan di Priangan Timur, penambahannya lebih dari 340.000 tabung. Tambahan ini dilakukan selama masa libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW akhir pekan ini.

Eko menambahkan masyarakat yang berhak dapat membeli LPG subsidi 3 kg dengan mudah di pangkalan LPG resmi Pertamina yang tersebar hingga seluruh desa di Bandung Raya dan Priangan Timur.

“Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat memperoleh harga sesuai dengan surat keputusan wali kota atau bupati,” ujarnya.

Berdasarkan Perpres No. 104/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram, LPG 3 kg bersubsidi diperuntukkan hanya bagi masyarakat kurang mampu dan usaha mikro, yakni yang aset maksimalnya Rp50 juta dan omzet maksimal Rp300 juta per tahun.

Untuk usaha kecil, menengah, dan atas, serta masyarakat yang tergolong mampu diharapkan menggunakan LPG nonsubsidi Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg agar pendistribusian LPG subsidi lebih tepat sasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper