Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelajah Segitiga Rebana III: Bappeda Jabar Terus Himpun Masukan

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat terus mematangkan rencana pengembangan kawasan Metropolitan Rebana. Masukan dari berbagai stakeholder dihimpun agar pengembangan terarah dan lebih solid.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  11:48 WIB
Aktivitas proyek pembangunan kawasan Subang Smartpolitan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (22/10). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana meluncurkan Subang Smartpolitan, kota baru terintegrasi yang dibangun emiten properti PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA), melalui anak usahanya PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta), di Sawangan, Subang sebagai penanda dimulainya pengembangan kawasan Metropolitan Rebana. - Bisnis/Rachman
Aktivitas proyek pembangunan kawasan Subang Smartpolitan di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (22/10). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana meluncurkan Subang Smartpolitan, kota baru terintegrasi yang dibangun emiten properti PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA), melalui anak usahanya PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta), di Sawangan, Subang sebagai penanda dimulainya pengembangan kawasan Metropolitan Rebana. - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, SUBANG — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat terus mematangkan rencana pengembangan kawasan Metropolitan Rebana. Masukan dari berbagai stakeholder dihimpun agar pengembangan terarah dan lebih solid.

Kepala Bappeda Jabar Taufiq BS mengatakan masukan dari pihak Himpunan Kawasan Industri, Kemenko Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Asosiasi Perencana hingga kabupaten/kota yang masuk wilayah Rebana penting untuk dihimpun agar rencana ini akan menjadi kesepakatan dan komitmen bersama.

“Pemprov Jabar akan menyiapkan lebih cermat dan melakukan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dari mulai perencanaan hingga nanti pelaksanaan. Kami bersama Pemerintah Kabupaten/Kota akan mendukung program Pemerintah Pusat,” katanya dalam acara Webinar Kawasan Metropolitan Rebana, Kamis (22/10/2020).

Menurutnya dengan melakukan sosialiasi lewat berbagai pertemuan daring membuktikan bahwa Metropolitan Rebana tengah berproses dari mulai penyiapan aturan terkait tata ruang dari Majalengka, Subang, Sumedang, Indramayu, Cirebon hingga Kuningan. Hingga keselerasan program antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Masukan dari pemerintah pusat datang berupa kesiapan regulasi, penyiapan SDM, hingga infrastruktur pendukung. Daerah masih banyak mengusulkan terkait tata ruang dan rencana infrastruktur pendukung.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perekonomian terkait rencana aksi yang akan dipergubkan untuk koreksi,” ujarnya.

Taufiq yakin dengan dukungan dari seluruh stakeholder menguatkan pihaknya bahwa Metropolitan Rebana akan menjadi pusat pertumbuhan baru di wilayah Timur Jawa Barat yang berada di garis Pantai Utara.

Metropolitan Rebana dalam catatan Bisnis memiliki kelengkapan infrastruktur paling solid dan terpadu baik yang tengah dibangun, direncanakan dan sudah digunakan. Antara lain Tol Cikopo-Palimanan, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Tol Akses Patimban, Tol Akses Aerocity Kertajati, Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, Kereta Bandara, dan Double Track Jakarta-Surabaya. Ditambah sejumlah kota dan kawasan industri baru.

Program Jelajah Segitiga Rebana III digelar lewat dukungan para sponsor mulai dari PLN UID, Surya Semesta Internusa (SSIA), Humas Jabar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar, Bappeda Jabar, PT MUJ ONWJ, Cardinal, Chitose, Astra Infra Tol Road Cikopo-Palimanan, PT BIJB, ASDP, Dinas Pariwisata dan Kebudayan Jabar, Bank BJB, PT Pegadaian, XL Axiata, Robot Biru, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jelajah Segitiga Rebana
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top