Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI Cirebon Catat Lebih dari 81.000 Pedagang Gunakan QRIS

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Jawa Barat, mencatat ada sekitar 81.000 lebih pedagang yang berada di wilayah Cirebon, telah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Oktober 2020  |  16:25 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, CIREBON - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Jawa Barat, mencatat ada sekitar 81.000 lebih pedagang yang berada di wilayah Cirebon, telah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

"Sampai saat ini di wilayah Cirebon tercatat 81 ribu lebih pedagang telah menggunakan QRIS untuk metode transaksinya," kata Kepala KPw BI Cirebon Bakti Artanta, Jumat (9/10/2020).

Bakti mengatakan pihaknya terus mendorong para pedagang baik berskala kecil maupun besar untuk bisa menggunakan QRIS di setiap transaksinya.

Karena penggunaan QRIS ini lanjut Bakti, bisa meminimalkan peredaran uang kartal di wilayah Cirebon, apalagi pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang sebab ada penelitian menyebutkan bahwa virus corona baru bisa bertahan di uang dalam waktu lama.

Dia mengakui pada masa pandemi Covid-19 transaksi digital di wilayah Cirebon cukup berkembang pesat dan ini salah satu penyebab peredaran uang kartal mengalami penurunan.

"Perdaran uang agak melambat, apalagi di masa pandemi, namun penggunaan QRIS meningkat," ujarnya.

Sementara Staf Unit Pengawasan Sistem Pembayaran KPw BI Cirebon Arie Andira F mengatakan di wilayah Cirebon pedagang yang sudah menggunakan QRIS tercatat sebanyak 81.134.

Dari jumlah tersebut pedagang di Kabupaten dan Kota Cirebon menjadi pengguna terbanyak yaitu 42.764 pengguna, sementara di Kabupaten Indramayu terdapat 17.309.

"Sedangkan untuk Kabupaten Majalengka 11.091 pedagang yang telah menggunakan QRIS dan Kabupaten Kuningan tercatat 9.979," katanya.

Saat ini lanjut Arie, QRIS juga dapat digunakan tanpa harus tatap muka, karena sudah ada layanan di dalam aplikasi pembayaran atau dompet digital agar bisa digunakan meskipun di luar kota.

Di mana ketika akan bertransaksi pedagang atau penjual barang bisa mengirimkan QRIS-nya kepada pembeli. Kemudian ketika pembeli mendapatkan QRIS, maka tinggal melakukan pembayaran melalui aplikasi atau dompet digital yang dimilikinya.

"Jadi tidak harus bertatap muka, di mana pun ketika mau bertransaksi tinggal buka dompet digital saja. Kelebihannya mudah dan tidak ada biaya sama sekali," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia QR code

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top