Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Garut Pasok Jagung Industri Pakan Ternak

Kabupaten Garut merupakan salah satu sentra jagung di Jabar dengan luas lahan sekitar 76.000 hektare.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  07:49 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, GARUT - Dinas Pertanian Kabupaten Garut menyatakan jagung yang diproduksi petani di Garut mampu memasok sebesar 48 persen kebutuhan industri besar pakan ternak di berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bandung, Cianjur dan Ciamis.

"Jagung yang diproduksi di Garut ini untuk kebutuhan pabrik-pabrik pakan ternak yang biasa memasok ke berbagai wilayah di Jawa Barat," kata Kepala Seksi Serealia Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Endang Junaedi kepada wartawan di Garut, Rabu (26/8/20200.

Ia menuturkan, Kabupaten Garut merupakan salah satu sentra jagung di Jabar dengan luas lahan sekitar 76.000 hektare tersebar di setiap kecamatan.

Setiap tahunnya, kata dia, mampu memproduksi jagung sebanyak 469.000 ton sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar di Garut maupun berbagai daerah di Jabar.

"Dengan besaran produksi itu maka Garut menjadi salah satu daerah penyuplai jagung sebesar 48 persen kebutuhan di Jawa Barat," katanya.

Ia menyampaikan, petani di Garut masih banyak bertahan untuk memproduksi jagung karena memiliki pasar yang jelas untuk memenuhi kebutuhan industri pakan di Jabar.

Selain itu, lanjut dia, proses penanaman hingga pendistribusian cukup mudah, dengan harga jual yang menguntungkan di kisaran Rp3 ribu sampai Rp4 ribu per kg jagung pipilan kering.

"Untuk jagung ini dominannya pasar industri pakan, pengepulnya sudah siap, bahkan ada yang sampai siap membiayai modalnya agar tidak dijual ke orang lain," katanya.

Ia menambahkan, luasan lahan untuk tanaman jagung di Garut terus meluas di berbagai daerah, terutama areal lahan wilayah Garut bagian utara dan selatan.

Upaya pemerintah dalam menjaga produksi jagung, kata dia, salah satunya menyiapkan bantuan untuk pencegahan maupun membasmi hama ulat yang seringkali menyerang tanaman jagung.

"Seperti awal tahun 2020 ada serangan hama, tapi kita terus berupaya mengatasinya sehingga bisa diminimalisir kerugiannya," kata Endang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jagung pertanian jabar

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top