Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Percepat Aktivasi Ojol Angkut Penumpang

Setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pemerintah Kota Bandung telah mengizinkan ojek online untuk mengangkut penumpang. Namun syaratnya, ada kesanggupan secara tertulis dari aplikator melaksanakan protokol kesehatan.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  17:44 WIB
Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung ketika menerima perwakilan dari Driver Online Jawa Barat Bersatu di Balai Kota, Senin (13/7/2020). - Bisnis/Dea Andriyawan
Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung ketika menerima perwakilan dari Driver Online Jawa Barat Bersatu di Balai Kota, Senin (13/7/2020). - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Wakil Ketua Harian II Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Eric M Attauriq mengungkapkan, pihaknya baru menerima surat pernyataan komitmen kesiapan melaksanakan protokol kesehatan dari aplikator ojek online pada Senin (13/7/2020).

Padahal hal itu sebagai salah satu syarat yang diminta agar ojek online bisa kembali mengangkut penumpang.

“Pemkot melalui Dishub akan menindaklanjutinya dan menelaah tentang persiapan protokol kesehatan. Kalau itu siap dan dipenuhi tinggal persetujuan saja secepatnya bisa dilakukan,” terang Eric ketika menerima perwakilan dari Driver Online Jawa Barat Bersatu di Balai Kota, Senin (13/7/2020).

Eric mengungkapkan, setelah berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar, Pemerintah Kota Bandung telah mengizinkan ojek online untuk mengangkut penumpang. Namun syaratnya, ada kesanggupan secara tertulis dari aplikator melaksanakan protokol kesehatan.

“Dalam Perwal nomor 37 tahun 2020 tentang AKB hal tersebut sudah diakomodir dengan catatan harus mendapat persetujuan dari ketua gugus tugas dan rekomendasi dari dinas teknis, yaitu Dishub,” ucap Eric.

“Jadi pada dasarnya Pemerintah Kota Bandung secara yuridis sudah membuka kesempatan kepada masyarakat untuk membuka online tersebut. Tinggal para pihak memenuhi persyaratan kalau di pemerintah kota siap memroses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Eric menuturkan, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana secara bergantian menanyakan tindak lanjut dari pihak aplikator. Terlebih setelah diundang untuk melakukan simulasi protokol kesehatan dalam beberapa pekan lalu.

“Itu bukti Pemerintah Kota Bandung sudah cukup responsif terhadap hal ini. Terkesan agak lama ini mungkin pihak aplikator juga harus mempersiapkan dari hasil simulasi dan pertemuan kemarin," kata Eric.

"Karena mungkin ada beberapa hal teknis yang diperlukan,” lanjutnya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top