Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemkab Sumedang Galakkan Pelayanan Sejuta Akseptor

Pemerintah Kabupaten Sumedang menggalakkan pelayanan sejuta akseptor KB pada Hari Keluarga Nasional Ke-27 dan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia (IBI).
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  11:08 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Sumedang menggalakkan pelayanan sejuta akseptor KB pada Hari Keluarga Nasional Ke-27 dan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Akseptor KB adalah anggota masyarakat yang mengikuti gerakan KB dengan melaksanakan penggunaan alat kontrasepsi untuk mengontrol tingkat kehamilan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sumedang Ani Gestapiani mengatakan bahwa gerakan tersebut bertujuan untuk mengendalikan angka kelahiran sekaligus menghindari terjadinya baby boom.

Sekedar catatan, baby boom adalah ledakan angka kelahiran bayi dalam satu waktu yang berdekatan. Baby boom umumnya menimbulkan permasalahan terkait kependudukan, kualitas SDM, hingga ekonomi, akibat jumlah kelahiran yang melesat.

Salah satu penyebab terjadinya fenomena tersebut adalah rendahnya jumlah masyarakat di suatu daerah yang mengikuti program KB. Adapun yang membuat masyarakat tidak mengikuti disinyalir antara lain yaitu kurangnnya pemahaman masyarakat tentang manfaat KB dan minim kegiatan tentang KB di suatu daerah, terlebih di saat pandemi Covid-19.

“Pada hari ini juga serentak di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumedang melaksanakan Pelayanan KB Sejuta Akseptor, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, sosial distancing, setiap kegiatan tidak melebihi dari 15 akseptor KB sehingga akseptor di bagi-bagi tempatnya agar capaian akseptor tercapai,” kata Ani dilansir dari situs resmi Pemkab Sumendang, Selasa (30/6).

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi kegiatan pelayanan sejuta akseptor pada Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-27.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan motivasi kepada masyarakat Sumedang untuk mewujudkan delapan Fungsi Keluarga,Harganas.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap mendisiplinkan diri dalam menjalankan Protokol Kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang belum tuntas, karena vaksin yang belum ditemukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top