Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tempat Wisata di Sumedang Bakal Diperbolehkan Beroperasi Kembali Sesuai SOP

Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana membuka sejumlah tempat wisata menjelang pelaksanaan tatanan kenormalan baru atau new normal di Kabupateng Sumedang.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  16:45 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana membuka sejumlah tempat wisata menjelang pelaksanaan tatanan kenormalan baru atau new normal di Kabupateng Sumedang.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santosa mengatakan bahwa pihaknya kini tengah mempersiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi tempat wisata akan beroperasi saat Sumedang menerapkan new normal.

SOP tersebut akan merujuk pada protokol kesehatan sehingga tempat wisata yang dibuka nantinya tidak menjadi tempat penularan virus corona.

Selain menyiapkan SOP, Disparbudpora Kabupaten Sumedang juga akan melakukan komunikasi dengan pelaku pariwisata diantaranya Perhimpuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi perjalanan wisata dan organisasi lainnya.

“Tujuannya agar saat pelaksanaan new normal nanti, para pelaku usaha sudah siap," kata Hari dilansir dari situs resmi Pemkab Sumedang, Jumat (29/5).

Hari menambahkan ketika SOP telah disusun setiap destinasi wisata nantinya harus melaksanakan SOP tersebut sehingga memberikan rasa aman terhadap pengunjung.

Dia menegaskan destinasi wisata yang belum melakukan persiapan sempurna atau tidak sesuai dengan SOP yang ditetapkan, tidak akan diberikan izin untuk beroperasi .

Tidak hanya itu, jika dalam pelaksanaannya ditermukan ada pelanggaran di tempat wisata tersebu, pihak Disparbudpora tidak akan segan-segan untuk melakukan peringatan, hingga pencabutan izin usaha.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumedang
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top