Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Lagi Rapid Test, Bodebek dan Bandung Raya Bakal Gelar Tes Swab

Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat memastikan rapid test tidak akan dilakukan di dua wilayah yang menggelar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menggantinya dengan swab test langsung guna mempercepat pelacakan peta sebaran.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 28 April 2020  |  17:10 WIB
Tes swab untuk memeriksa virus corona (Covid-19) di rongga hidung. - istimewa
Tes swab untuk memeriksa virus corona (Covid-19) di rongga hidung. - istimewa

Bisnis.com, BANDUNG - Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat memastikan rapid test tidak akan dilakukan di dua wilayah yang menggelar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menggantinya dengan swab test langsung guna mempercepat pelacakan peta sebaran.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Jawa Barat Berli Hamdani mengatakan pihak provinsi dan 10 daerah di PSBB Bodebek dan Bandung Raya sudah bersepakat untuk melakukan swab pada pasien PDP. "Tidak lagi rapid test tapi langsung swab," katanya dalam keterangan pers di Youtube Humas Jabar, Selasa (28/4/2020).

Agar pemeriksaan tersebut bisa dilakukan pihaknya masih menunggu semua pasokan logistik terkait pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) diterima pihaknya pekan ini. "Kalau setengahnya saja sudah datang, tentunya bisa kami laksanakan pemeriksaan PCR tadi di wilayah PSBB," katanya.

Pihaknya juga melaporkan dari 96.000 rapid tes yang sudah dilakukan di 27 kabupaten/kota klaster Bodebek dan Bandung Raya masih menjadi penyumbang terperiksa yang reaktif terhadap hasil rapid test. "Dari hasil rapid test yang reaktif sebanyak 2.000 orang, saat ini tengah dilakukan pemeriksaan PCR," katanya.

Menurutnya guna mendapatkan hasil pemeriksaan PCR memang masih membutuhkan waktu mengingat saat ini belum bisa dilakukan secara otomatis. "Mudah-mudahan besok semua peralatan sudah datang, sehingga daftar tunggu pemeriksaan PCR bisa diselesaikan minggu ini," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top