Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korban Hanyut Terulang Lagi, Oded Minta Orang Tua Awasi Anak Saat Hujan

Wali Kota Bandung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia inisial B (6) warga Kelurahan Karsak, Kecamatan Astanaanyar karena hanyut akibat hujan besar di Kota Bandung.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 02 April 2020  |  14:15 WIB
Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyempatkan diri untuk melayat dan menjadi imam pada salat jenazah di Masjid Al-Furqon Gang Ciseureuh RT 03 RW 03 Kelurahan Karasak Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (2/4/2020). - Bisnis/Dea Andriyawan
Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyempatkan diri untuk melayat dan menjadi imam pada salat jenazah di Masjid Al-Furqon Gang Ciseureuh RT 03 RW 03 Kelurahan Karasak Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (2/4/2020). - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia inisial B (6) warga Kelurahan Karsak, Kecamatan Astanaanyar karena hanyut akibat hujan besar di Kota Bandung.

Oded menyempatkan diri untuk melayat dan menjadi imam pada salat jenazah di Masjid Al-Furqon Gang Ciseureuh RT 03 RW 03 Kelurahan Karasak Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (2/4/2020). Bagas merupakan korban hanyut terbawa arus akibat hujan deras pada Selasa (1/4/2020).

Oded yang didampingi istrinya Siti Muntamah mengucap belasungkawa kepada keluarga korban dan menguatkan kepada kedua orang tuanya..

"Ini musibah yang dihadapi keluarga. Saya sampaikan kepada mereka, pertama harus menerima takdir dari Allah SWT," ucapnya.

Sehubungan adanya kejadian anak masuk saluran air di Kota Bandung, Oded mengimbau masyarkat khususnya orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya.

"Saya harap ini menjadi pembelajaran bagi orang tua untuk lebih waspada dan ketat lagi mengawasi anaknya saat curah hujan tinggi," pinta Oded.

Ia juga mengimbau kepada aparat kewilayahan untuk terus megimbau kepada para orang tua untuk memperhatikan kegiatan anak-anaknya.

"Ini jangan sampai terulang kembali," tuturnya.

Di luar itu, Oded mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan yang telah mencari dan menemukan jasad Bagas.

"Terima kasih atas kerja keras dan bantuannya," ucap Oded.

Perlu diketahui, sejak Februari lalu telah ada dua anak yang meninggal dunia akibat hanyut. Sebelumnya yaitu Irgi Ferdiansyah, warga Kelurahan Babakan Ciparay.

Orang tua Bagas, Arif Saripudin menjelaskan anaknya meninggal karena terpeleset ke saluran air yang ada di Jalan Mohammad Toha saat berjalan bersama ibunya.

Peristiwa tersebut bermula pada saat Bagas sedang berjalan bersama ibunya. Tapi Bagas tidak dituntun oleh ibunya. Diduga tidak konsentrasi saat berjalan, Bagas terpeleset ke saluran air yang ada di jalan tersebut.

Hingga akhirnya, jasad Bagas ditemukan sudah tidak bernyawa di saluran air yang ada di Jalan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Pencarian yang dilakukan oleh Diskar PB, Basarnas, TNI dan PMI berlangsung selama tiga hari dengan menyisir jalur hanyutnya anak tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Dadang Irina juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi anak anaknya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top