Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tenaga Medis yang Tangani COVID-19 di Bandung Kembali Dapat Tempat Istirahat Nyaman

Pemerintah Kota Bandung terus menggalang kolaborasi untuk menangani wabah COVID-19. Kali ini Pemkot Bandung bersama Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar Biasa (PPPPTK-TKPLB) menyiapkan tempat untuk para tenaga medis yang menangani pasien COVID-19.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  18:03 WIB
Fasilitas kamar di Gedung PPPPTK-TKPLB - Bisnis/Dea Andriyawan
Fasilitas kamar di Gedung PPPPTK-TKPLB - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG -- Pemerintah Kota Bandung terus menggalang kolaborasi untuk menangani wabah COVID-19. Kali ini Pemkot Bandung bersama Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar Biasa (PPPPTK-TKPLB) menyiapkan tempat untuk para tenaga medis yang menangani pasien COVID-19.

Lokasinya di Jalan Dr. Cipto No. 9 Kota Bandung dan tak jauh dari RS Hasan Sadikin. Ini merupakan opsi kedua setelah sebelumnya Pemkot Bandung menunjau wisma PPPPTK IPA di Jalan Diponegoro.

Di PPPPTK-TKPLB sendiri terdapat 32 kamar yang cukup nyaman untuk dihuni para tenaga medis untuk beristirahat.

"Alhamdulillah Pemkot Bandung mendapat tempat tambahan untuk singgah tenaga kesehatan. Di PPPPTK IPA ada 90 kamar, untuk di PPPPTK-TKPLB mendapat sekitar 32 kamar," ungkap Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di Gedung PPPPTK-TKPLB, Selasa (31/03/20).

Oded mengaku sangat bersyukur dengan adanya kolaborasi antar instansi vertikal. Kali ini dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

"Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan PPPPTK-TKPLB. Semoga ini menjadi solusi untuk mereka istirahat setelah usai tugas di lapangan," ujar Oded.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum PPPPTK-TKPLB, Joko Ahmad Julian menyambut baik jika fasilitas yang ada bisa menjadi bagian dari upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

"Ini juga merupakan arahan dari Pak Menteri. Berhubung lembaga ini merupakan lembaga diklat, kami persilahkan mempergunakan untuk lebih memberikan rasa nyaman dan aman dan mendukung penanganan COVID-19," tuturnya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top