Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penghasilan ASN Pemprov Jabar Bakal Dipotong untuk Penanganan Virus Corona

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memotong penghasilan aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu pemenuhan anggaran untuk penanganan virus corona (COVID-19).
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  17:17 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memotong penghasilan aparatur sipil negara (ASN) untuk membantu pemenuhan anggaran untuk penanganan virus corona (COVID-19).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan saat ini pihaknya tengah merumuskan rencana pemotongan gaji atau tunjangan mulai dari gubernur, wakil gubernur hingga seluruh ASN Pemprov Jawa Barat.

“Kalau tidak gaji ya tunjangan akan disumbangkan,” katanya dalam keterangan lewat akun Youtube Humas Jabar, Senin (30/3/2020).

Menurutnya rencana pemotongan ini akan dilakukan secara proporsional dan adil serta mempertimbangkan banyak hal. Dengan begitu angka penghasilan yang dipotong pun dipastikan tidak akan sama dan bervariasi.

“Selama empat bulan ke depan, jumlahnya tidak bisa disebutkan tapi dengan asas adil dan proporsional,” tuturnya.

Ridwan Kamil memastikan pemotongan ini tidak akan memberatkan ribuan ASN yang berada di bawah Pemprov Jawa Barat mengingat sejak Januari 2020 lalu para pegawai sudah mengalami kenaikan pendapatan yang cukup besar.

“Persentasenya akan diatur tidak memberatkan, ini sebatas kewenangan saya sebagai gubernur hanya untuk ASN Pemprov Jawa Barat,” katanya.

Namun pihaknya juga mengaku sudah mengimbau agar kepala daerah di 27 kabupaten/kota turut menerapkan kebijakan yang sama agar anggaran untuk penanganan corona bisa dioptimalkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov jabar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top