Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sungguh Tega, 470 Kotak Masker di RSUD Cianjur Dicuri

Di tengah kelangkaan masker setelah dalam 2 bulan terakhir Indonesia diserbu virus corona, ternyata ada yang tega mencuri benda yang sedang dicari masyarakat itu hingga ratusan kotak.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Maret 2020  |  19:59 WIB
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). - Antara/Hafidz Mubarak
Presiden Joko Widodo merapikan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). - Antara/Hafidz Mubarak

Bisnis.com, CIANJUR – Di tengah kelangkaan masker setelah dalam 2 bulan terakhir Indonesia diserbu virus corona jenis baru COVID-19, ternyata ada yang tega mencuri benda yang sedang dicari masyarakat itu hingga ratusan kotak.

Bahkan, pencurian itu terjadi di rumah sakit yang tentunya merupakan tumpuan harapan si pasien untuk mendapatkan perawatan terbaik agar bisa sembuh dari penyakitnya.

Setelah melakukan pemeriksaan ulang, manajemen RSUD Pagelaran yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat, mencatat total stok masker yang hilang dicuri dari dalam gudang farmasi mencapai 470 kotak selama 2 bulan terakhir.

"Total masker yang hilang sebanyak 470 kotak itu, diketahui setelah kami melakukan pemeriksaan stok sejak Januari hingga Maret dan ternyata stok masker pada Februari sebanyak 200 kotak juga hilang," kata Direktur RSUD Pagelaran, dr. Awie Darwizar, pada Selasa (24/3/2020).

Dia menjelaskan masker sebanyak itu memang disiapkan untuk tenaga medis yang ada di rumah sakit, termasuk persiapan penanganan serangan COVID-19.

Saat ini, ungkapnya, stok yang ada di gudang farmasi RSUD tersebut tinggal 60 kotak yang diperkirakan hanya cukup untuk kebutuhan tenaga medis beberapa hari ke depan. Kerugian akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai Rp400 juta.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan pihaknya masih mendalami laporan kehilangan ratusan kotak masker di rumah sakit milik pemerintah daerah itu.

Pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi mulai dari tim medis, pegawai, petugas keamanan, hingga juru parkir di rumah sakit tersebut dengan harapan kasus tersebut cepat terungkap.

"Kami berharap kasus ini dapat terungkap dengan cepat. Kami sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang setiap hari berada di lingkungan rumah sakit Pagelaran," kata Kapolres.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti pencurian Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top