Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPBD Cianjur Imbau Warga Pesisir Pantai Selatan Siaga Tsunami

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau warga yang tinggal di pesisir pantai selatan tetap waspada dan segera mengungsi ketika melihat tanda-tanda alam akan terjadinya bencana alam tsunami.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Maret 2020  |  21:47 WIB
Sekretraris BPBD Cianjur Irfan Sopyan - Antara
Sekretraris BPBD Cianjur Irfan Sopyan - Antara

Bisnis.com, CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau warga yang tinggal di pesisir pantai selatan tetap waspada dan segera mengungsi ketika melihat tanda-tanda alam akan terjadinya bencana alam tsunami.

"Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan bencana dan melakukan mitigasi kebencanaan, seiring informasi BMKG terkait potensi gempa bumi berkekuatan 8,7 magnitudo di wilayah pesisir Sukabumi," kata Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sopyan, Senin (2/3/2020).

Ia menjelaskan, meskipun baru prediksi, namun pihaknya mewaspadai segala bentuk bencana alam yang rawan terjadi di Cianjur karena sebagian besar wilayah tersebut masuk dalam zona merah bencana.

"Kami sudah mengimbau warga di berbagai daerah tidak hanya yang tinggal di pesisir yang berbatasan langsung dengan pesisir Sukabumi, namun di seluruh wilayah rawan bencana longsor dan banjir seiring tingginya intensitas hujan," katanya.

Bahkan pihaknya telah meminta relawan desa di seluruh wilayah Cianjr, untuk selalu mengimbau warga dan segera melakukan evakuasi ketika mlihat tanda alam akan terjadinya pontensi bencana baik longsor dan banjir.

Ia menuturkan, terkait informasi gempa berkekuatan 8,7 magnitudo yang sempat dikeluarkan BMKG beberapa waktu lalu, pihaknya berharap tidak terjadi karena beberapa kali gempa kecil yang terjadi di wilayah tersebut, berdampak terhadap wilayah Cianjur.

"Harapan kami prediksi tersebut tidak terjadi, namun untuk antisipasi warga di pesisir telah diimbau untuk tetap dan selalu waspada karena bencana alam tidak mudah diprediksi kapan akan terjadi," katanya.

Hingga saat ini, tambah dia, pihaknya terus memantau sejumlah wilayah rawan bencana longsor atau banjir sebagai upaya antisipasi jatuhnya korban jiwa saat terjadi, bahkan terkait informasi tersebut pihaknya terus berkordinasi dengan BMKG.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cianjur

Sumber : Antara

Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top