Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terendam Banjir

Di Kecamatan Rancaekek, sekitar 240 unit rumah terendam banjir dengan rata-rata ketinggian 20-150 cm. Sedangkan di Kecamatan Cicalengka, 87 unit rumah dan 2 tempat ibadah terendam. Dan rata-rata ketinggian air di Kecamatan Baleendah sekitar 10-120 cm. 
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 29 Februari 2020  |  21:22 WIB
Sejumlah warga menggunakan jasa transportasi delman berusaha melintasi genangan banjir di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jabar, Senin (3/3/2014). - ANTARA/Fahrul Jayadiputra
Sejumlah warga menggunakan jasa transportasi delman berusaha melintasi genangan banjir di kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jabar, Senin (3/3/2014). - ANTARA/Fahrul Jayadiputra

Bisnis.com, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mencatat, berdasarkan hasil asesmen BPBD Jabar, bencana banjir di Kabupaten Bandung merendam 3 kecamatan, yakni Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Cicalengka, dan Kecamatan Baleendah. 

Di Kecamatan Rancaekek, sekitar 240 unit rumah terendam banjir dengan rata-rata ketinggian 20-150 cm. Sedangkan di Kecamatan Cicalengka, 87 unit rumah dan 2 tempat ibadah terendam. Dan rata-rata ketinggian air di Kecamatan Baleendah sekitar 10-120 cm. 

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Supriyatno mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung dan Basarnas dalam penanganan banjir dan evakuasi warga. 

"Untuk penanganan banjir Kabupaten Bandung, Personil BPBD Kabupaten Bandung sudah membuat Siaga Posko di INKANAS," ucap Supriyatno, Sabtu (29/2/2020).

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas untuk penanganan dan persiapan evakuasi di Kabupaten Bandung. 2 unit perahu sudah diturunkan untuk Kecamatan Rancaekek dan Cicalengka," tambahnya. 

Supriyatno pun melaporkan, banjir di Kecamatan Jatinangor berasal dari Sungai Cikeruh yang meluap kerena hujan cukup deras di hulu. 

"Per hari ini warga sudah masuk rumah masing-masing karena air sudah surut. Pembersihan akan dilakukan masyarakat dan kecamatan," katanya. 

"Tapi, BPBD Sumedang masih sedang melakukan pendataan untuk mendata kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir," tambahnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top