Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nilai SAKIP Kota Bandung Turun, Oded akan Bina Kadis yang Abai

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku akan mengevaluasi jajarannya terkait raihan hasil penilaian penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Bandung yang mendapat nilai BB.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  16:12 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial (kanan) - Bisnis/Dea Andriyawan
Wali Kota Bandung Oded M Danial (kanan) - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku akan mengevaluasi jajarannya terkait raihan hasil penilaian penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Bandung yang mendapat nilai BB.

Penilaian yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk Kota Bandung ini menurun bila dibanding tahun lalu yang mampu mencapai nilai A.

Untuk itu Oded masih menunggu laporan dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) dinas mana saja yang masih abai dalam merealisasikan program kerjanya. Jika sudah ada hasilnya, ia akan membina Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang abaik dalam mengawal program kerjanya.

"Kalau secara formal tidak (memanggil kepala OPD), tapi saya sudah minta ke ULP mana aja yang abai, yang memble," ujar Oded saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (11/2/2020).

Meski demikian, ia mengaku penurunan nilai SAKIP tidak hanya dialami oleh Pemerintah Kota Bandung saja. Tapi juga dialami oleh Pemerintah Daerah lain.

"Karena SAKIP itu kadang-kadang di beberapa daerah juga sama ada yang naik turun, bagi Mang Oded penilaian itu bukan segala-galanya, hanya instrumen tolok ukur aja, kalau turun jadi warning buat kita," jelas dia.

Ia pun meminta kepada seluruh OPD untuk tidak down dan tidak fokus bekerja. Melainkan harus menjadi sarana evaluasi terkait apa yang menyebabkan SAKIP Kota Bandung melorot.

"Saya minta kepada teman-teman, saya tetap support teman-teman jangan terlalu menjadi alasan malah semakin down, dengan SAKIP turun harus jadi sarana evaluasi," jelas dia.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh program yang telah dilelangkan harus dikawal sebaik mungkin jangan sampai terjadi permasalahan gagal lelang pada program yang sudah dicanangkan.

"Tahun ini saya untuk program ditingkat dinas yang besar program nya, di antaranya saya meminta semua OPD, terutama dari sisi lelang, supaya betul-betul dikawal untuk mereka melaporkan ke ULP," ungkap dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung menerima hasil Evaluasi SAKIP di Batam, hasilnya Pemerintah Kota Bandung mendapat penilaian BB.

Pemberian penilaian dilakukan untuk pemerintah kabupaten/kota wilayah I, yang meliputi wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Banten, dan Jawa Barat.

Hasilnya Khusus wilayah I di tahun 2019 masih terdapat 75 kabupaten/kota dengan predikat C dan CC, 76 kabupaten/kota berpredikat B, 21 kabupaten/kota berpredikat BB dan dua kabupaten/kota berpredikat A. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top