Pemkot Bandung Siapkan Sejumlah Metode Urai Sampah Organik

- Pemerintah Kota Bandung terus mencari dan menggunakan pelbagai metode dalam penanggulangan masalah sampah di Kota Bandung.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  13:09 WIB

Bisnis.com, BANDUNG -- Pemerintah Kota Bandung terus mencari dan menggunakan pelbagai metode dalam penanggulangan masalah sampah di Kota Bandung.

Penjabat Sementara Dirut PD. Kebersihan, Gun Gun Saptari Hidayat mengaku saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah metode. Salah satunya akan memfokuskan pada menanganan masalah sampah organik. Harapannya, volume sampah organik yang terkelola menjadi lebih besar.

"Tahun depan kita siapkan, mungkin angkanya di berat 'ton'. Sekarang yang ada itu kompos beberapa jenis, kita coba semuanya. Seperti komposter, lalu peyeumisasi dan biodegester," kata Gun Gun, Jumat (30/8).

Tak hanya itu, Gun Gun mengatakan, upaya edukasi terhadap masyarakat dengan menciptakan model-model pengelolaan sampah juga akan terus dikembangkan.

"Tahun ini kita siapkan model-model sampahnya ya. Sudah coba beberapa metode skalanya besar, kapasitasnya di bawah 100 kilo per hari," ujarnya.

Terlebih saat ini Pemkot Bandung juga terus memasifkan program Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan (Kang Pisman) ke seluruh pelosok daerah di Kota Bandung. Hasilnya pun menurut Gun Gun cukup signifikan dalam mengurangi volume sampah di Kota Bandung.

"Budaya pemisahan sampah dan pengurangan sampah memang dengan adanya gerakan Kang Pisman ini masyarakat cukup tinggi. Pertumbuhan bank sampah juga cukup naik signifikan. Kalau lihat omzet bank sampah, kalau dikalkulasikan setahun itu bisa berputar ratusan juta," jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengingatkan, permasalahan sampah saat ini mungkin belum terasa, namun kemungkinan beberapa tahun depan permasalahan akan semakin terasa usai TPA Sarimukti berhenti beroperasi.

"Saat ini memang belum ada masalah. Tetapi tahun depan begitu TPA Sarimukti sudah tidak beroperasi, kita nggak punya TPA lagi," ujarnya.

Oleh karenanya, Yana menegaskan, Pemkot Bandung akan terus mencari solusi untuk permasalahn sampah di Kota Bandung.

“Kita sama - sama cari solusi metode untuk selesaikan sampah ini. Seperti dengan, magot, komposter atau biodegester. Cukup banyak inovasi, mari kita bersama mengubah kultur," ajaknya. (k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemkot bandung

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top