Menengok Amfiteater Tegalega Calon Lokasi Mal Pelayanan Publik

Amfiteater Taman Tegalega masuk menjadi salah satu opsi lokasi pembangunan mal pelayanan publik Kota Bandung.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  16:41 WIB
Menengok Amfiteater Tegalega Calon Lokasi Mal Pelayanan Publik
Yana saat meninjau Amfiteater Taman Tegalega - Bisnis/Dea Andriyawan

Bisnis.com, BANDUNG -- Amfiteater Taman Tegalega masuk menjadi salah satu opsi lokasi pembangunan mal pelayanan publik Kota Bandung.

Pertimbangan tersebut diambil lantaran lokasinya yang strategis dan berada di tengah Kota.

“Semangatnya tahun ini, kita akan membuat mal pelayanan publik. Saya ditugaskan Pak Wali melihat beberapa opsi tempat. Ini salah satu opsi tempat yang kita lihat,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Selasa (27/8).

Yana menuturkan, untuk membangun mal pelayanan publik, Pemerintah Kota Bandung memang sudah memiliki beberapa opsi lokasi. Opsi sebelumnya yaitu memanfaatkan gedung eks Matahari di Jalan Banceuy atau mengoptimalkan kawasan perkantoran Pemkot Bandung di Jalan Cianjur.

Yana juga mengatakan, untuk merealisasikan kawasan terintegrasi pelayanan publik ini, dia juga akan meninjau kawasan lain yang memungkinkan untuk dijadikan mal pelayanan publik.‎

“Saya hanya melihat opsi saja. Saya belum lihat semua dari sekian banyak. Dilihat supaya pada saat menyampaikan ke pak wali untuk diputuskan oleh tim akan banyak opsi. Tapi semangatnya tahun ini ada satu lokasi yang bisa diaktivasi menjadi mall pelayanan publik,” terangnya.

Yana mengungkapkan, Amfiteater Taman Tegalega secara tata letak cukup strategis karena berada di tengah kota. Kawasan Tegalega ini sangat mudah diakses karena banyak angkutan umum melewatinya.

“Kalau secara lokasi iya, ruang dan luasan dan akses baik. Cuma ini prosesnya masih panjang ya, harus ada DED (Detail Engineering Design) lagi, harus renovasi lalu pengajuan prosesnya masih panjang,” ungkapnya.

Yana memaparkan, pembuatan mal pelayanan publik ini sebetulnya tidak perlu menggunakan tempat yang mewah. Karena hanya menempatkan beberapa gerai pelayanan Pemkot Bandung. Sedangkan kantor pusat tetap berada di dinas masing-masing.

Intinya, sambung Yana, semangat Pemkot Bandung untuk membuat mal pelayanan publik ini guna memberikan kemudahan bagi masyarakat. Utamanya, pengurusan administrasi bisa tuntas dengan hanya datang ke satu tempat saja.

“Ini sudah tuntutan masyarakat, karena kita harus sudah semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar semakin mudah,” katanya. (k34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemkot bandung

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top