Masalah Anggaran Menjadi Alasan Proyek Skywalk Mangkrak

Pembangunan Skywalk Cihampelas menjadi proyek pedestrian unggulan Kota Bandung yang digadang-gadang akan sekaligus menjadi kawasan wisata unggulan. Namun, hingga kini progres pembangunan Skywalk masih mangkrak.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  15:33 WIB
Masalah Anggaran Menjadi Alasan Proyek Skywalk Mangkrak
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, BANDUNG — Pembangunan Skywalk Cihampelas menjadi proyek pedestrian unggulan Kota Bandung yang digadang-gadang akan sekaligus menjadi kawasan wisata unggulan. Namun, hingga kini progres pembangunan Skywalk masih mangkrak.

Berdasarkan masterplan dari pembangunan Skywalk tersebut, diproyeksikan mampu menghubungkan pejalan kaki untuk bisa menikmati Kota Bandung dari Jalan Cihampelas, Jembatan Layang Pasopati hingga ke Dago dan Tamansari. Namun, proyek yang diresmikan 2017 lalu ini tidak kunjunh usai.

Pembangunan Skywalk tahap I yang diresmikan Wali Kota Bandung saat itu, Ridwan Kamil memang menyita perhatian, sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap menyendat pengguna jalan akhirnya menempati kawasan Skywalk tersebut.

Namun, hal tersebut tak bertahan lama. Hingga akhirnya, pembangunan tahap II dilakukan untuk menghubungkan Cihampelas-Jembatan Layang Pasopati. Namun proyek yang dimulai 2018 lalu itu tidak berjalan mulus.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung mengatakan pembangunan ini akan terus dilanjutkan oleh Pemerintah Kota Bandung.

“Ini tinggal beberapa persen lagi, lanjutan (pembangunan) pasti ada,” ungkap dia, Senin (29/7).

Hanya saja kata Sandi, untuk penyelesaian Skywalk Cihampelas tahap II dan tahap selanjutnya hingga terkoneksi hingga ke Dago, memang membutuhkan banyak anggaran.

“Ini kan strukturnya baja, jadi cukup besar, kita lihat dulu dari segi penganggarannya,” jelas dia.

Sehingga, ia belum bisa memastikan target penyelesaian proyek Skywalk Cihampelas tersebut.

“Dari sisi biaya cukup mengganggu (mangkraknya pembangunan), tapi kita masih mengevaluasi setelah yang kita bangun itu dan kemungkinan dukungan-dukungan dari segi penganggaran juga karena cukup besar juga untuk membangun fasilitas seperti jembatan ke arah Dago misalkan, sekarang kita memanfaatkan mengoptimalkan fasilitas yang ada sambil melihat penganggaran yang ada,” ungkapnya.

Kedepan, ia masih akan menunggu pos anggaran untuk proyek ini. Pasalnya, ia mengakui Pemkot Bandung di bawah kepemimpinan Oded M Danial tengah memprioritaskan anggara ke sektor-sektor krusial, seperti masalah banjir, transportasi dan masalah lainnya.

“Sementara kita akan evaluasi sambil menunggu penganggaran, kita optimalkan skywalk yang sudah ada,” jelasnya. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pemkot bandung

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top