JNE dan ITB Berkolaborasi Bangun Business Lab SBM ITB

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) membangun Business Lab SBM ITB.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  17:20 WIB
JNE dan ITB Berkolaborasi Bangun Business Lab SBM ITB
Direktur Utama JNE M Feriadi dan Rektor ITB Kadarsah Suryadi - Bisnis/Dea Andriawan

Bisnis.com, BANDUNG — PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) membangun Business Lab SBM ITB.

Direktur Utama JNE, M Feriadi mengatakan kerja sama ini dilakukan guna mendukung terselenggaranya pendidikan bisnis yang merupakan cikal bakal lahirnya pengusaha dan perusahaan di masa depan.

Hal ini terbukti dari banyaknya pengusaha yang kini sukses membangun perusahaan, mulai merintis bisnisnya dari sejak masih menjalani pendidikan seperti ketika masih menjadi mahasiswa.

Kerja sama ini kata dia, meliputi berbagai aspek, yaitu Program Talent Recruitment, Pendidikan, Pelatihan, Kajian dan Penelitian, CSR (Corporate Social Responsibility), Jasa Konsultasi dan Supervisi, serta Implementasi Teknologi Manajemen.

Pengukuhan kerja sama JNE dengan ITB ditandai dengan acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara JNE dan ITB di Ruang Rapim A, Jl Tamansari No. 64, Bandung, Rabu (24/7).

Perjanjian itu ditandatangani oleh Dirut JNE, M. Feriadi dan Rektor ITB, Kadarsah Suryadi, serta disaksikan oleh Komisaris JNE, Arif Kurniawan dan VP of Marketing JNE, Eri Palgunadi beserta jajaran.

Pembangunan Business Lab SBM ITB ini rencananya akan dilakukan di Kampus ITB di Jalan Ganesha. Business Lab SBM ITB ini ke depannya akan dipergunakan sebagai co-working space untuk menunjang proses pendidikan dan pembelajaran.

Beragam aktivitas dapat dilakukan di tempat tersebut oleh dosen dan para mahasiswa, seperti pameran katalog produk, pembuatan event, aktivitas penelitian, dan pembuatan studi kasus.

“Ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dan peran aktif JNE dalam membantu mendukung program pendidikan sehingga menciptakan generasi muda yang maju dan bermanfaat bagi Bangsa dan Negara,” kata dia.

Feriadi juga menyampaikan bahwa, JNE mendukung proses pendidikan dan bangga menjadi bagian dalam program pengembangan ITB, khususnya SBM.

“Tujuannya, bagaimana kita bersama-sama memberikan support kepada anak bangsa agar bisa sukses kedepannya. Suatu kebanggaan bagi JNE berada di lingkungan ITB sebagai Institusi Pendidikan terkemuka dan terlibat dalam berbagai program pengembangan bagi peserta didik,”

Di tempat yang sama, Rektor ITB, Kadarsah Suryadi mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan terhadap dunia pendidikan bisnis. Ia mengaku pembangunan Business Lab SBM ITB yang akan sangat mendukung proses belajar mengajar dan penelitian di ITB.

“Ini sangat mendukung dengan arah ITB karena ITB sudah mendeklarasikan untuk bergerak dari research university menjadi entrepreneurial university dan salah satunya tadi adalah kegiatan co-working space untuk menghasilkan entreprenur baru maupun innovator,” ujar Kadarsah.

Sementara itu, Dekan Sekolah Bisnis dan Manajemen Sudarso Kaderi Wiryono mengatakan keberadaan Business Lab di SBM ITB akan berfungsi sebagai co-working space yang diharapkan dapat mendukung aktivitas kewirausahaan para mahasiswa.

SBM ITB juga kata Sudarso tengah berupaya mengembangkan metode active learning dimana para mahasiswa tidak hanya melakukan aktivitas pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dituntut untuk dapat mengembangkan bisnisnya sedini mungkin.

“Di Business Lab ini mahasiswa akan memiliki ruang untuk melakukan proses kreatif, mengembangkan produk, serta menjadi tempat untuk memamerkan produk- produk inovasinya,” pungkas dia. (K34)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jne

Editor : Ajijah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top