Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Bandung Pastikan Ketersediaan Barang Atasi Inflasi

Pemerinta Kota Bandung terus berupaya menjaga stabilitas inflasi di Kota Bandung guna memastikan perekonomian masyarakat stabil.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  15:30 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG — Pemerinta Kota Bandung terus berupaya menjaga stabilitas inflasi di Kota Bandung guna memastikan perekonomian masyarakat stabil.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarno mengatakan salah satu cara yang dilakukan Pemkot Bandung yakni dengan menjaga ketersediaan barang dan jasa.

"Saya ingin di Bandung itu tidak kekurangan suplai dalam bentuk apa pun. Termasuk kepentingan ekonomi. Kebutuhan pokok masyarakat harus terjaga. Jangan sampai ada kelangkaan," jelas Ema, Rabu (24/7).

Dia menilai, kelangkaan barang akan berdampak pada kenaikan harga. Imbasnya, daya beli menjadi menurun.

"Kalau sudah daya beli terganggu, bisa berdampak pada aspek sosial. Ini yang kita jaga, jangan sampai terjadi," sambungnya.

Dalam upaya menstabilkan inflasi, Ema meminta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah harus menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan.

"Kita harus menyamakan pandangan dan tindakan," tutur Ema.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jawa Barat, Inflasi Kota Bandung pada Juni 2019 berada di angka 0,10. Angka tersebut merupakan angka terbaik se-Jawa Barat.

Adapun faktor penyebab inflasi di Kota Bandung adalah bahan makanan, transport, biaya pendidikan, perumahan, air listrik dan bahan bakar. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemkot bandung
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top