Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ertiga Dongkrak Penjualan Suzuki di Jabar

(jibiphoto)
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 21 Oktober 2012  |  15:13 WIB
(jibiphoto)
(jibiphoto)
(jibiphoto) BANDUNG (bisnis-jabar.com)--Secara total, penjualan seluruh unit Suzuki di Jabar per bulan berhasil menjual rata-rata 450 unit. Area Representatif PT Suzuki Indomobil Sales Jabar Stefanus Asiantara mengatakan pihaknya menargetkan tiga bulan terakhir atau hingga akhir 2012 penjualan bisa mencapai 600 unit per bulannya Target ini rencananya dipasok 40% oleh pikap, 20% APV, dan 40% oleh model city car seperti Splash, Karimun dan XX4 serta Ertiga. Menurut dia, dua bulan ke depan pihaknya menargetkan bisa menambah market share di Jabar 12,8%-13,5%. “Semenjak ada Ertiga, trendnya naik. Kehadiran Ertiga sangat membantu penjualan PT NJS karena permintaan pasar lumayan tinggi,” katanya. Hadirnya Mega Carry Extra sendiri demi memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar pikap yang makin berkembang. Menurut Efan, pihaknya mencatat dari market share penjualan pikap Januari-September 2012 sebanyak 41.000 atau 50% diraih oleh Suzuki dan sisanya oleh kompetitor. Marketing Manajer PT Nusantara Jaya Sentosa Andy Widjaya mengatakan di Jabar, Suzuki sukses meraih market share pikap low hingga Juli 2012 sebesar 32,75%. PT NSJ menargetkan sampai Juli lalu bisa menjual 1380 unit pikap baik Suzuki Carry 1.5 dan Mega Carry. Namun hingga Juli 2012 kemarin baru 1374 unit yang terjual. Angka ini dipastikan bertambah karena Agustus-September 2012 market share pikap kembali naik 36-37%. (ajz)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif
Editor : Wisnu Wage Pamungkas
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top