Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Produksi Mercy S-Class Dipangkas

[caption id="attachment_255808" align="alignleft" width="300" caption="reuters"][/caption]
Ajijah
Ajijah - Bisnis.com 19 Oktober 2012  |  21:57 WIB
(reuters)
(reuters)
[caption id="attachment_255808" align="alignleft" width="300" caption="reuters"][/caption] JAKARTA - Daimler AG mengurangi produksi sedan Mercedes S-Class sampai generasi terbaru pabrikan ini hadir pada 2013. Produsen mobil mewah itu hanya akan menggunakan satu shift produksi di pabrik Sindelfingen lantaran rendahnya tingkat permintaan S-Class. "Pekerja perakitan S-Class akan dipindahkan ke model C-Class selama periode ini," kata perusahaan itu merujuk keputusan yang sekaligus menandai problema pasar mobil Eropa mulai mengusik merek premium. Model S-Class adalah mobil Mercedes-Benz paling mahal dan model yang memberikan kontribusi penjualan tertinggi. Berdasarkan perusahaan riset pasar JATO Dynamics, dalam delapan bulan pertama tahun ini, penjualan S-Class di Eropa turun 27% menjadi 5.227 unit. Bulan lalu, Daimler tertekan oleh tuntutan memenuhi target laba Mercedes. Kepala Eksekutif Mercedes-Benz Dieter Zetsche mengatakan perusahaan sedang mempersiapkan pasar yang menantang di Eropa dan China. Sejauh ini, China menjadi sumber pendapatan utama Mercedes-Benz dan sebagai "pelarian" dari krisis ekonomi di Eropa, lapor inautonews.com. Sayangnya, penjualan Mercedes-Benz di China pada September lalu kurang baik dibandingkan pesaingnya. Penjualan BMW naik 59%, Audi naik 21% sedangkan Mercedes-Benz hanya naik 7%.  (ant/ajz)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otomotif
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top