[caption id="attachment_153499" align="alignright" width="300" caption="antara"][/caption] BANDUNG (bisnis-jabar.com): CIMB Securities Indonesia mempertahankan rating Mayora Indah (MYOR) pada OUTPERFORM dengan target harga Rp22.000 berdasarkan 0,8x PEG target price. Laba bersih 2011 di atas ekspektasi sebesar 21%. Gross margin pada kuartal IV/2011 mencapai 20,1% karena harga bahan baku yang turun. Penjualan tumbuh 31% (yoy) dengan kontribusi besar dari ekspor (35% dari total). MYOR telah menambah fixed asset (mesin) sebesar Rp765 miliar dengan menggunakan pinjaman bank, gross debt mencapai Rp2,8 triliun saat ini. MYOR juga berenca untuk emisi obligasi Rp1 triliun untuk keperluan capex CIMB mempertahankan rating Bank Rakyat Indonesia (BBRI) pada UNDERPERFORM dengan target harga Rp.7300 berdasarkan metode GGM. Valuasi BBRI pada premium saat ini karena business model microlending, dengan pertumbuhan nasabah micro hanya 0,4% CAGR, kami menilai ini merupakan tanda awal saturation, yang akan mempercepat underperformance. Rasio NIM pada kuartal IV/2011 telah turun 21% (qoq) CIMB mempertahankan rating Bukit Asam (PTBA) pada OUTPERFORM dengan target harga Rp24.500 berdasarkan 12x CY13 P/E. Laba bersih 2011 sebesar Rp3 triliun (+54% yoy), di bawah ekspektasi kami (hanya 96% dari full year) karena penjualan yang lemah. Namun demikian kami berpendapat bahwa outlook tetap cerah karena projek rel kereta API dan defensive cost structure. PTBA & PTKA akan mulai menggunakan "take or pay" scheme tahun ini dengan kapasitas railway diprediksi mencapai 11.5MT.(k35/yri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

9 jam yang lalu
Rekor Baru Harga Emas Dibayangi Tarif Trump dari AS
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

6 jam yang lalu
Tarif Trump 32% Bakal Goncang Ekonomi Jawa Barat
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
