Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selama 2021, Kasus Korupsi BUMN dan BUMD Paling Banyak Terjadi di Jabar

Kepala Kejati Jabar Asep Nana Mulyana mengatakan kasus tindak pidana korupsi yang turut ditangani oleh Kejati Jabar banyak terjadi di lingkungan BUMN dan BUMD.
Dea Andriyawan
Dea Andriyawan - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  16:27 WIB
Ilustrasi korupsi - Antara
Ilustrasi korupsi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mencatat kasus korupsi di tingkat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Bandan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Barat tertinggi dibanding instansi lainnya.

Kepala Kejati Jabar Asep Nana Mulyana mengatakan kasus tindak pidana korupsi yang turut ditangani oleh Kejati Jabar banyak terjadi di lingkungan BUMN dan BUMD.

"Korupsi lebih banyak terjadi BUMN dan BUMD. Misalkan perkara PT Posfin dan kami sudah tetapkan tersangka dan potensi kerugian besar Rp52 miliar," ujar Asep, Jumat (31/12/2021).

Selain itu, Asep mengatakan ada beberapa kasus lagi yang tengah ditangani yang terjadi di instansi badan usaha milik pemerintah tersebut. Seperti, kasus korupsi gula PG PT Rajawali II Cirebon.

"Kasus anak perusahaan BUMN, PG PT Rajawali II Cirebon kita juga tangani, beberapa kasus ini paling menonjol dalam perkara tindak pidana korupsi di Jabar yang kami tangani," kara dia.

Selama 2021, Bidang Tindak Pidana Khusus telah melakukan penyelidikan perkara korupsi sebanyak 55 perkara, jumlah penyidikan sebanyak 82 perkara dan Jumlah penuntutan sebanyak 80 perkara dengan rincian 38 perkara berasal dari penyidik Kejaksaan dan 42 perkara berasal dari penyidik Kepolisian.

"Adapun jumlah perkara tindak pidana korupsi yang telah dilakukan eksekusi sebanyak 34 perkara. Penyelamatan keuangan negara sebesar Rp11.074 miliar," kata dia. (K34)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top